Wednesday, August 5, 2026

Laga Hidup Mati Timnas Garuda Lawan Singapore di Piala AFF 2026

 

Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya). 

Timnas Garuda harus menjalani laga hidup mati melawan Singapore dalam matchday terakhir di grup A ajang Piala AFF 2026. Laga ini berlangsung di Stadion Jalan Besar Singapore pada Jumat (7/8/26) mulai pukul 20.00 WIB. 

Timnas Indonesia harus meraih poin penuh dalam laga tersebut untuk memastikan bisa lolos ke babak semi final. 

Hanya dengan kemenangan Garuda lolos ke babak knock out, karena Vietnam sudah memastikan lolos lebih dulu dari grup A tinggal Indonesia dan Singapore yang bersaing sebagai pendamping. 

Singapore memiliki koleksi 7 poin sedangkan Indonesia 6 poin sehingga Singapore cukup bermain imbang sudah memberikan jaminan lolos ke semi final. Sementara Indonesia wajib menang. 

Banyak yang harus dilakukan tim pelatih dalam menghadapi laga penting ini. Singapore sebagai tuan rumah dipastikan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini. 

Mereka sekuat kemampuan berupaya lolos dari kekalahan pada laga tersebut. Dengan bermain imbang saja sudah lolos ke fase berikutnya maka untuk itu Singapore akan melakukan strategi bertahan total. 

Skuad Garuda tidak ada jalan lain jika ingin memenangkan laga ini harus menyerang. Namun tetap harus mampu melakukan transisi yang baik sehingga tidak kebobolan dari serangan balik Singapore. 

Salam olahraga @hensa17. 

***** 

Tuesday, August 4, 2026

Ini Penyebab Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

 

Timnas Indonesia (ANTARAFOTO/Bayu Pratama S). 

Yuk kita ulik apa penyebab utama sehingga Timnas Garuda kalah telak dari Vietnam? Kita bahas dalam diskusi melalui artikel berikut ini. 

Penggemar dan Fans setia Timnas Indonesia malam itu di Stadion Pakansari Cibinong Bogor, Senin (3/8/26) malam, pasti merasakan sedih ketika skuad ksayangan mereka dibantai Vietnam 3 gol tanpa balas. 

Dua gol di babak pertama dan satu gol di babak kedua yang terjadi sangat mudah mereka dapatkan. Ketiga gol tersebut merupakan hasil dari serangan balik cepat pasukan Vietnam. 

Pasukan Garuda asuhan Joh Herdman ini sebenarnya menguasai permainan hingga 60 persen sepanjang laga. Namun dari setiap serangan tidak satupun gol mampu mereka dapatkan. 

Hal itu karena pertahanan Vietnam sangat berlapis dengan menempatkan 5 beknya yang terdiri dari 3 bek tengah dan dua full back. 

Dua gol di babak pertama yang sangat mudah bagi kubu Vietnam dipastikan sebagai awal kehancuran skuad Garuda. Dalam kronologi terjadinya gol tersebut keduanya akibat kesalahan pemain belakang kita. 

Gol pertama Vietnam akibat umpan pendek di area penalti yang salah diantisipasi sehingga bola direbut pemain Vietnam yang mampu memanfaatkan blunder tersebut menjadi gol. 

Gol kedua terjadi akibat lalainya transisi bek-bek skuad Garuda. Rizki Ridho, Jordi Amat terlambat kembali ke tempat mereka sehingga umpan terobosan serangan balik Vietnam tidak bisa dicegah. 

Faktor lainnya yang menjadi sebab kekalahan ini adalah lini depan Timnas Indonesia memiliki peluang-pelung yang tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol. 

Michell Baker sebagai ujung tombak dengan Ragnar Oratmangoen tidak mampu membuat tembakan yang membahayakan gawang Vietnam. Mereka secara ketat dikawal gelandang bertahan Vietnam. 

Nah gimana Bro. Mungkin Lu punya pendapat lain. Coba tuliskan saja di kolom komentar. Kita tetap harus dukung Timnas Indonesia saat mereka menang maupun kalah.

Bravo Merah Putih @hensa17. 

*****