Thursday, August 20, 2026

Arsenal Masih Dijagokan Juara Premier League

 

Arsenal Juara Community Shield 2026 (Foto AFP/Glyn Kirk). 

Kompetisi sepak bola di Eropa sudah kembali bergulir termasuk Premier League yang menjadi perhatian penggemar sepak bola Dunia. Musim barunya dimulai sejak Jumat 21 Agustus 2026. 

Juara bertahan Arsenal dalam laga perdananya akan menjamu Coventry, klub yang baru promosi. Laga berlangsung di Stadion Emirates London, Sabtu (22/8/26) pukul 02.00 WIB dini hari. 

Laga ini sekaligus sebagai laga pembuka kompetisi Premier League musim 2026-2027 resmi bergulir. Ada 20 klub yang akan berkiprah di ajang tersebut yaitu Arsenal, Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, Aston Villa, West Ham United, Brighton, Burnley, Coventry, Crystal Palace, Everton, Brentford, Bournemouth, Fulham, Hull, Ipswich, Leeds United, Newcastle United. 

Dari 20 klub yang berkompetisi tersebut, ternyata Arsenal masih diunggulkan untuk bisa kembali meraih gelar pada musim 2026-2027. Ini artinya Arsenal favorit mempertahankan gelar kompetisi yang direbut mereka pada musim tahun lalu. 

Gambaran nyata sejauh mana persiapan Arsenal menghadapi kompetisi baru adalah ketika mereka berhasil meraih trofi pada ajang FA Community Shield. The Gunners menang 3 gol tanpa balas atas Manchester City sebagai penegang Piala FA. 

Pada ajang tersebut yang dikalahkan Arsenal adalah Manchester City, tim yang menjadi penantang serius dalam meraih juara Premier League selama tiga tahun terakhir ini. 

Meskipun saat ini The Citizens sudah tanpa pelatih Pep Guardiola, tetapi mereka masih mampu bersaing dengan pelatih barunya, Enzo Maresca yang tetap menerapkan filosofi sepak bola pendahulunya. 

Selain performa di FA Community Shield pekan lalu, Arsenal juga sudah menyiapkan pemain-pemain baru yang mereka rekrut dalam bursa transfer.  

Misalnya ada sosok pemain Yunani, Christos Tzolis yang memberi Mikel Arteta alasan untuk berpikir berbeda dalam meracik skuad asuhannya. 

Winger dari Club Brugge ini didatangkan dengan harga 34 juta poundsterling pada awal jendela transfer panas yang lalu. 

Tzolis telah menunjukkan ancaman yang cukup besar sejak kedatangannya, terlihat bagaimana performanya dalam debutnya bersama Arsenal di ajang Community Shield pekan lalu.

Kinerjanya dalam pertandingan pramusim Arsenal, Tzolis telah mencatatkan enam assist dan satu gol - termasuk dua assist di Community Shield ketika Arsenal melawan Manchester City. 

Sebenarnya sosok Tzolis ini memiliki catatan apik ketika musim lalu masih memperkuat Club Brugge dengan menorehkan 51 gol dalam 52 laga. 

Bagaimana dengan pesaing serius Arsenal pada musim baru ini. Manchester City masih menjadi tim yang harus tetap diperhitungkan oleh Mikel Arteta. 

Meskipun saat ini Pep Guardiola sudah tidak ada di Etihad, tetapi sebagian besar pendekatan taktis Manchester City di bawah pelatih barunya, Enzo Maresca akan mencerminkan pendekatan pendahulunya, Pep Guardiola. 

Mereka memiliki filosofi yang serupa dalam menerapkan sepak bola di lapangan. Gaya menyerang dan penguasaan bola menjadi pilihan yang tepat. 

Namun demikian masih ditemukan sebuah perubahan kunci yang dapat dilihat dari sentuhan sosok Enzo Maresca. 

Kita simak bagaimana pelatih asal Italia itu menggunakan pemain sayapnya sebagai pemain sayap yang lebih tradisional. 

Bahkan pendekatannya lebih ortodoks dengan pergerakkan pemain sayap murni yang mengingatkan pada era Raheem Sterling dan Leroy Sane. Dua winger pada masa-masa kejayaan Pep Guardiola saat melatih The Citizens. 

Saat ini dalam skuad asuhan Maresca, skuad City memiliki dua pemain sayap terbaik di liga dalam diri Antoine Semenyo dan Jeremy Doku. 

Dua winger ini sangat cepat seperti pemain-pemain sayap City dimasa lalu. Hanya saja yang menjadi pertanyaan adalah untuk memanfaatkan kinerja mereka sebaik mungkin, apakah Maresca memiliki lini tengah yang mampu mendukung duo winger tersebut? 

Tim lain yang mungkin akan menjadi pesaing Arsenal seperti Liverpool, Chelsea, Manchester United juga menjadi perhitungan peluang mereka untuk meraih trofi Liga Inggris. 

Namun masih banyak kendala yang mereka hadapi dengan pelatih-pelatih mereka yang baru hadir bersama mereka. 

Liverpool masih memiliki kendala pada lini belakangnya yang harus dibenahi oleh pelatih baru mereka, Andoni Ireola. Virgil van Dijk membutuhkan waktu untuk lebih kompak bersama tandem-tandem barunya di lini belakang. 

Sementara Chelsea dengan pelatih barunya Xabi Alonso juag masih banyak pekerjaan rumah terutama dalam menerapkan formasi 3-4-3 atau 4-2-3-1. Pemilihan sistem pertahanan dengan 4 bek dan 3 bek tengah ini yang harus dituntaskan oleh Alonso. 

Manchester United bersama pelatih Michael Carrick boleh optimis untuk bersaing dengan Arsenal, tetapi masalah-masalah internal harus segera dibereskan sebelum kompetisi bergulir.  

Penulis sendiri sepakat dengan kebanyakan pengamat di Premier League bahwa Arsenal berpelung besar mampu mempertahankan gelar Pemier League pada musim 2026-2027. 

Salam sepak bola @hensa17. 

***** 

Wednesday, August 19, 2026

Akhirnya Rodri Gabung Barcelona di La Liga

 

Rodri berseragam Barcelona di La Liga setelah Manchester City setuju transfer mereka (Foto AFP). 

Barcelona pada hari Selasa mengumumkan perekrutan kapten timnas Spanyol peraih Piala Dunia, Rodri, dari klub Liga Primer Inggris, Manchester City. 

Dalam sebuah pernyataan di situs web mereka, juara LaLiga tersebut mengatakan bahwa pemain berusia 30 tahun itu telah menandatangani kontrak yang berlaku hingga tahun 2030, mengakhiri salah satu saga transfer terpanjang di musim panas ini. 

Menurut laporan pada hari Minggu, Barca dan Man City mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan transfer pemenang Ballon d'Or 2024 dengan biaya sekitar 75 juta euro (87 juta dolar AS). 

Rodri kemudian tiba di ibu kota Catalan pada hari berikutnya untuk membahas persyaratan pribadi dengan klub barunya. 

Setelah tujuh tahun penuh trofi di Man City, mantan pemain Atletico Madrid dan Villarreal ini dikabarkan hampir bergabung dengan Real Madrid, sebelum akhirnya memilih rival abadi mereka. 

Gelandang tersebut mengalami cedera selama dua musim terakhir, tetapi bersinar saat Spanyol memenangkan Piala Dunia kedua mereka di Amerika Utara bulan lalu. 

Rodri adalah sosok penting bagi Pep Guardiola di City, memimpin mereka meraih Liga Champions 2023 dan empat gelar Liga Premier di antara 12 trofi utama lainnya. 

"Saya meninggalkan klub ini dengan rasa bangga yang luar biasa atas apa yang telah kami raih dan juga rasa terima kasih atas begitu banyak kenangan indah," kata Rodri dalam sebuah pernyataan di situs web City. 

"Apa yang telah kita lakukan bersama selama bertahun-tahun ini adalah sesuatu yang sangat istimewa dan tak terlupakan." 

Rodri menjadi rekrutan besar ketiga Barcelona musim panas ini, menyusul Anthony Gordon dari Newcastle dan Karim Adeyemi dari Borussia Dortmund.

Monday, August 17, 2026

Arsenal Juara Community Shield Usai Menang Telak atas Manchester City


 Arsenal juara Community Shield 2026 (Foto AFP/Adrian Dennis). 

Mikel Arteta semakin kokoh sebagai pelatih tersukses di Liga Inggris ketika skuad asuhannya The Gunners Arsenal berhasil menang telak 3-0 atas Manchester City di ajang Community Shield 2026. 

Laga tersebut berlangsung pada Minggu (16/8/26) di Principality Stadium Cardiff. Community Shield yang sebelumnya adalah Charity Shield merupakan ajang tahunan dalam sepak bola Inggris yang menggelar laga antara juara Liga Primer dan juara Piala FA. 

Namun pada saat tim yang sama memenangkan Liga Primer dan Piala FA, maka pertandingan dimainkan melawan runner-up Liga Primer. Laga Community Shield juga sebagai penanda awal dimulainya Premier League musim baru. 

Kemenangan Arsenal atas The Citizens pada malam itu mencatatkan rekor baru dari skuad asal London ini dalam meraih Trofi Community Shield menjadi 17 kali menyamai rekor Manchester United yang selama ini memegang rekor. 

Dalam sejarahnya Manchester United telah bermain sebanyak 21 laga di ajang Community Shield dengan meraih 17 kemenangan dan 4 hasil imbang. Saat ini rekor Arsenal juga dengan 17 kemenangan, tetapi satu hasil imbang. 

Tim lainnya adalah Liverpool dengan 11 kemenangan, 5 hasil imbang dan Everton dengan 8 kemenangan dan satu hasil imbang. Sebelum tahun 1993, laga imbang dalam ajang tersebut dinobatkan sebagai juara bersama. 

Dari awal Arsenal sudah percaya diri menghadapi laga ini. Terbukti laga baru berjalan satu menit, bek asal Italia, Riccardo Calafiori mencetak gol cepat setelah memanfaatkan umpan tarik di sisi sayap dengan sepaknnya bersarang di tiang dekat gawang City yang dikawal Donnarumma.  

Arsenal menggandakan kemenangan ketika Kai Harvetz berhasil kembali membobol gawang The Citizens untuk keunggulan menjadi 2-0. 

Tidak mau ketinggalan Martin Odegaard melengkapi kemenangan Arsenal menjadi 3-0 dalam laga tersebut untuk memastikan mereka berhasil merebut trofi Community Shield tahun 2026. 

Kemenangan Arsenal ini bukan saja menyamai rekor yang pernah dicapai oleh Manchester United dengan 17 kali jura, tetapi juga menegaskan bahwa sosok Mikel Arteta sebagai pelatih terbaik di Liga Inggris. 

Pada musim kompetisi tahun 2026-2027 ini Manchester City sudha tidak lagi dilatih oleh Pep Guardiola tetapi dilatih oleh Enzo Maresca.  

Skuad peninggalan Pep Guardiola ini sebenarnya masih realtif utuh dimana beberapapemainnya masih ada di sana seperti penyerang Erling Haaland, Phil Foden, Jeremy Doku, kiper Donnarumma, Bek Ruben Dias, Josco Gvardiol, Nico O'Really. Mateo Kovacic. 

Hanya Rodri yang sekarang dalam posisi dilepas di bursa transfer yang masih dalam proses nego dengan Barcelona. Dengan komposisi seperti itu seharusnya Maresca bisa mengoptimalkan skuad asuhannya. 

Namun ternyata tidak berjalan dengan baik ketika Maresca menerapakn pola formasi 4-2-3-1 dimana Haaland diplot sebagai striker tunggal yang ditopang oleh Phil Foden sebagai penyerang lubang dan duet winger Jeremy Doku, Antoine Semenyo. Mereka masih buntu berhadapan dengan kuartet bek Arsenal yang dipimpin oleh duet bek tengah, Gabriel Magalhaes dan Christhian Mosquera. 

Sementara itu Mikel Arteta meracik skuad asuhannya dengan formasi pakemnya yaitu 4-3-3 yang selama ini sudah terbukti mampu meraih hasil terbaik dalam laga tersebut.  

Trio penyerang Arsenal yaitu Kai Havertz diapit oleh duet winger yaitu pemain baru yang ditransfer dari Chelsea, Noni Madueke dan Christos Tzolis. Sementara di tengah ada trio Martin Odegaard yang daipit oleh Bruno Guemares rekrutan baru Arsenal dan Myles Lewis-Skelly. 

Keseimbangan tim ada dalam tanggung jawab mereka sekaligus meringankan beban lini pertahanan yang diperkuat oleh kuartet, Riccado Calaifiori, Gabriel Megalhaes, Christhian Mosquera dan Ben White.  Serta David Raya tangguh berada di bawah mistar gawang The Gunners. 

Menyimak laga tersebut, terlihat Arsenal sudah siap menghadapi rangkaian laga di kompetisi Premier League tahun 2026-2027. Mikel Arteta juga berhasil memberdayakan pemian-pemain rekrutan barunya seperti Bruno Guemares dan Myles Lewis-Skelly. 

Usai sudah Community Shield tahun 2026 sekaligus menandakan bahwa kompetisi Premier League segera bergulir pada pekan berikutnya. 

Salam olahraga @hensa17. 

***** 

Sunday, August 16, 2026

Arsenal Ditantang Manchester City di Ajang Community Shield 2026


 Arsenal sebagai juara Liga Inggris ditantang Manchester City juara FA Cup dalam laga Community Shield 2026 (Foto AFP/Glyn Kirk). 

Football Association Community Shield (sebelumnya Charity Shield ) adalah pertandingan tahunan dalam sepak bola Inggris yang diperebutkan di Stadion Wembley antara juara Liga Primer musim sebelumnya dan pemegang Piala FA . Jika tim yang sama memenangkan liga dan Piala FA, pertandingan dimainkan melawan runner-up Liga Primer. Kompetisi ini setara dengan Piala Super di negara lain. 

Tim-tim paling sukses dalam kompetisi ini adalah Manchester United (17 kemenangan langsung, 4 hasil imbang), Arsenal (16 kemenangan langsung, 1 hasil imbang), Liverpool (11 kemenangan langsung, 5 hasil imbang) dan Everton (8 kemenangan langsung, 1 hasil imbang).

Chelsea (2010, 2012, 2015, 2017 dan 2018) dan Newcastle United (1932, 1951, 1952, 1955 dan 1996) memiliki rekor penampilan terpanjang tanpa memenangkan atau berbagi trofi. 

Pada pembuka musim kompetisi 2026-2027. Arsenal sebagai juara Liga Inggris akan berhadapan lawan Manchester City sebagai juara FA. 

Dalam Community Shield nanti, baik Arsenal maupun Man City sama-sama bakal memainkan kekuatan terbaik, meskipun beberapa pilar bakal absen. 

Di kubu The Gunners, William Saliba dan Jurrien Timber akan absen karena cedera, sedangkan The Citizens tidak akan diperkuat Rodri yang juga dalam pemulihan.

Tanpa Rodri, pelatih Enzo Maresca bisa memainkan Nico Gonzalez di posisi sentral tersebut. Sementara Mikel Arteta bakal menurunkan Cristhian Mosquera dan Ben White guna menggantikan Saliba dan Timber.

Pertandingan ini bakal jadi ajang pembuktian bagi kedua tim. Maresca uji 'kompetensi' sebagai pelatih baru Man City sekaligus suksesor Pep Guardiola. Mikel Arteta juga perlu membuktikan konsistensinya sebagai juara musim lalu. 

Sejumlah pemain baru Arsenal dan Man City juga bisa dimainkan di Community Shield. Hanya saja, Man City tidak akan memainkan Elliot Anderson sejak awal lantaran lebih percaya dengan Nico Gonzalez. 

Sementara Bruno Guimaraes yang didatangkan Arsenal dari Newcastle United berpeluang bermain sebagai starter bersama Myles Lewis-Skelly.

Saturday, August 15, 2026

India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 dan Inilah Penggantinya

 

Timnas Brasil calon lawan India di laga FIFA Matchday 2026 (Foto REUTERS/Phil Noble). 

India dipastikan mundur dari turnamen FIFA ASEAN Cup yang akan diselenggarakan di Jakarta mulai 24 September sampai dengan 4 Oktober 2026. 

India tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia dan Singapore. Sementara di Grup ada Thailand, Vietnam, Filipina dan Pakistan. 

Alasan India mundur dari turnamen ini adalah pada saat yang bersamaan harus melakukan laga friendly games melawan Brasil di FIFA Matchday September -Oktober 2026. 

Awalnya, India sudah setuju untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup yang dimainkan di jendela FIFA Matchday September dan Oktober. India juga disebut sudah berada satu grup dengan Singapura, Malaysia, dan Timnas Indonesia. 

Duel Timnas Indonesia vs India jadi salah satu hal yang menarik untuk dinanti. Pasalnya, ini adalah kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menguji kekuatan negara di luar ASEAN. 

Keberhasilan India mengikat kesepakatan dengan Brasil dalam laga persahabatan, akhirnya berbuntut pada keikutsertaan India di FIFA ASEAN Cup menjadi batal. 

Semula India juga mengajukan kepada FIFA untuk mengirim tim kedua ke FIFA ASEAN Cup namun hal tersebut ditolak FIFA karena laga dalam jendela FIFA Matchday tersebut harus level Tim Nasional Senior. 

Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 sebenarnya juga berlangsung pada jeda International FIFA Matchday, tetapi India lebih memilih bertanding lawan Brasil yang mereka anggap sebagai pertandingan langka. 

Merekapun menganggap berhadapan dengan tim-tim ASEAN sudah seringkali saling berhadapan sehingga masih besar peluang mereka kembali bertanding pada waktu-waktu depan. 

Kabar terbaru menyebutkan bahwa pengganti India ada beberapa dari Asia Selatan yaitu Bangladesh dan Srlangka. Bahkan disebut-sebut juga Jordania, Lebanon, Suriah, Kirgistan dan Oman. 

Kita tungg saja negara mana yang menggantikan posisi India. Tim manapun penggantinya, Timnas Garuda siap menghadapinya, 

Bravo Merah Putih @hensa17. 

***** 

Thursday, August 13, 2026

Paris Saint Germain Juara Piala Super Eropa

Luis Enrique membawa PSG, skuad asuhannya meriah Piala Super 2026 (Foto Reuters/Annelika Warmuth). 

Paris Saint Germain (PSG) setelah berhasil juara Liga Champions juga berhasil melengkapi gelar mereka dengan meraih Juara Piala Super Eropa 2026. 

Skuad Luis Enrique ini mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1. Pertandingan berlangsung di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis (13/8) dini hari WIB. 

Dalam laga tersebut dominasi klub asal Prancis ini sangat kentara. PSG langsung tampil agresif sejak awal pertandingan untuk mengejar gol cepat.  

Peluang pertama mereka hadir pada menit ke-20 melalui Desire Doue. Namun, tembakannya masih mampu diamankan kiper Aston Villa, Marco Bizot.

Akhirnya segala upaya tersebut berhasil ketika PSG membuka keunggulan. Khvicha Kvaratskhelia mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Doue. Pemain asal Georgia itu melakukan aksi individu sebelum melepaskan tembakan keras ke tengah gawang. PSG unggul 1-0.

Sementara itu Aston Villa kemudian meningkatkan tekanan. Brian Madjo hampir mencetak gol pada menit ke-28 melalui sundulan jarak dekat, tetapi bola masih melebar. 

Baru pada menit ke-45, usaha Villa akhirnya membuahkan hasil. Madjoyang baru berusia 17 tahun sukses mencetak gol lewat sontekan first time setelah menerima umpan silang John McGinn. 

Skor berubah menjadi 1-1. Gol tersebut membuat Madjo menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Super Eropa. Skor bertahan hingga turun minum. 

Memasuki babak kedua, Aston Villa kembali memberikan tekanan. McGinn nyaris membawa Villa berbalik unggul pada menit ke-50, tetapi tembakannya ditepis Matvey Safonov. PSG kemudian kembali memimpin pada menit ke-61 melalui Doue. Sempat dianulir karena offside, gol tersebut akhirnya disahkan setelah pemeriksaan VAR. Skor menjadi 2-1 untuk PSG. 

Aston Villa terus menyerang pada sisa pertandingan, sementara PSG lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, skor tidak berubah. 

Keberhasilan PSG sebagai juara tersebut mengikuti jejak AC Milan serta Real Madrid yang pernah meraih Piala Super Eropa secara back-to-back. 

Sementara itu bagi Unai Emery, kekalahan ini memperpanjang catatan buruknya. Ia kini selalu kalah dalam empat kesempatan tampil diajang tersebut. 

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menilai raihan juara Piala Super Eropa 2026 dapat diraih karena mentalitas para pemainnya yang selalu ingin memberikan hasil maksimal.

"Pertandingan ini sulit dipersiapkan. Para pemain membutuhkan istirahat dan waktu bersama keluarga mereka, tetapi setiap kali mereka mengenakan seragam Paris Saint-Germain, ada ikatan dengan para penggemar, dan di antara para pemain itu sendiri. Apa yang kami tunjukkan lagi hari ini adalah bahwa, terlepas dari kesalahan dan banyak hal yang kurang, kami adalah tim yang selalu kami inginkan," kata Enrique usai pertandingan dikutip dari laman PSG.

"Kita selalu membicarakan para pemain yang memulai pertandingan, tetapi sangat penting untuk siap masuk sebagai pemain pengganti, terutama dalam pertandingan seperti ini. Semua pemain memiliki pemahaman yang sama, dan itu sangat penting, karena untuk memenangkan trofi besar, Anda membutuhkan semua orang untuk bekerja sama," ucap Enrique menambahkan

Selamat untuk PSG dan Luis Enrique. 

Salam olahraga @hensa17. 

***** 

Timnas Garuda Incar Juara FIFA ASEAN Cup 2026


 Timnas Garuda di ajang Piala AFF 2026 (Foto Dok. PSSI). 

Timnas Garuda menargetkan juara di ajang turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta mulai 24 September - 4 Oktober 2026. Turnamen yang pertama kalinya digelar oleh FIFA untuk kawasan negara-negara ASEAN. 

Hal ini sebagai obat kegagalan di ajang Piala AFF 2026 dimana Timnas Indonesia harus terhenti di fase grup ketika disingkirkan Singapore. 

Pada turnamen yang menjadi supremasi tertinggi antarnegara Asia Tenggara itu, Timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup pada edisi tahun 2026 ini. 

Kepastian itu didapat setelah Rizky Ridho dan kolega meraih hasil imbang 1-1 kontra Timnas Singapura pada duel di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026). 

Hasil tersebut membuat Indonesia hanya mengumpulkan 7 poin dari empat pertandingan di Grup A. Raihan tersebut tidak cukup untuk mengungguli jumlah poin dari Vietnam dan Singapura yang finis sebagai juara grup dan runner up sekaligus memastikan langkahnya ke semifinal. 

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, pun menargetkan juara di FIFA ASEAN Cup 2026 selepas Indonesia gagal total di Piala AFF 2026. 

Ini adalah target yang realistis karena turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan bertepatan dengan Jeda International FIFA Matchday bulan September-Oktober 2026. 

Dengan demikian semua pemain terbaik Timnas Indonesia bisa memperkuat skuad Garuda seperti Jay Idzes, Kevin Dick, Calvin Verdonk,Natahn, Justin Hubner, Elkan Baggott, Ole Romany. 

Dengan skuad lengkap diharapkan Timnas Indonesia bisa juara. Apalagi turnamen ini juga diselenggarakan di Jakarta sehingga mendapat dukungan penuh para suporter. 

Indonesia berada di grup A bersama Malaysia, Singapore dan India sementara grup B terdiri dari Thailand, Filipina, Myanmar dan Pakistan. Hanya juara grup yang berhak berebut juara di final sedangkan para runner up grup memperebutkan peringkat 3. 

Semoga pelatih John Herdman bisa mempersiapkan skuad Garuda asuhannya sebaik mungkin dengan target tertinggi yaitu juara FIFA ASEAN Cup 2026. 

Bravo Merah Putih @hensa17. 


Wednesday, August 12, 2026

Timnas Indonesia Siap Hadapi FIFA ASEAN CUP 2026

 

Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang bermain di Piala AFF 2026 (Foto PSSI). 

Timnas Indonesia setelah gagal di ajang Piala AFF 2026 ketika mereka hanya mampu berada di peringkat 3 grup A yang terdiri dari Vietnam (peringkat satu), Singapore (peringkat dua), Kamboja dan Timor Leste. 

Kini Garuda sudah harus kembali mempersiapkan diri menghadapi turnamen yang jauh lebih bergengsi yaitu FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Jakarta mulai 24 September sampai 4 Otober 2026. 

Turnamen ini penyelenggara adalah Federasi sepak bola Dunia FIFA, walaupun lingkup pesertanya adalah negara-negara di ASEAN dan dua peserta tamu yaitu India dan Pakistan serta Hongkong. 

FIFA membagi dua divisi dalam ajang tersebut yaitu Divisi Satu yang terdiri dari Thailand, Vietnam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapore, India dan Pakistan. 

Sedangkan Divisi Dua adalah Myanmar, Kamboja, Timor Leste, Laos, Brunei Darussalam dan Hongkong. Semua pertandingan pada divisi dua berlangsung di Hongkong.  

Untuk Divisi Satu terbagi menjadi dua grup yaitu Grup A adalah Indonesia, Malaysia, Singapore dan India. Grup B adalah Thailand, Vietnam, Filipina dan Pakistan. 

Mereka akan bertanding dalam format setengah kompetisi untuk menentukan juara dan runner up grup. Kemudian babak final langsung mempertemukan masing-masing juara grup sebagai finalis dan runner up grup sebegai laga perebutan tempat ketiga. 

Timnas Indonesia dalam menghadapi ajang ini sudah pasti akan diperkuat oleh seluruh kekuatan pemain-pemain yang bermain di Eropa seperti Jay Idzes, Kevin Dick, Ole Romany, Calvin Verdonk, Elkan Baggott, Marten Paes, Emil Audero, Justin Hubner, Natahn Tjoe- A-Oen, Mees Helger. 

Mereka adalah pemain kita yang bermain di kompetisi Eropa, yang pasti diizinkan oleh klub mereka karena turnamen ini diselenggarakan FIFA di jeda International FIFA Match day pada bulan September-Oktober 2026. 

Indonesia bersyukur ditunjuk sebagai tuan rumah ajang FIFA ASEAN Cup yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2026 sebagai tonggak sejarah baru sepak bola di ASEAN. 

Pertandingan pada ajang bergengsi ini akan dilangsungkan di dua stadion yaitu Gelora Bung Karno Jakarta dan Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung. 

Fans Merah Putih sangat antusias menyambut turnamen milik FIFA ini dan berharap skuad Garuda bisa meraih juara di kandang sendiri. Semoga. 

Salam olahraga @hensa17. 

***** 

Monday, August 10, 2026

4 Pelajaran Penting dari Piala AFF 2026 bagi Timnas Indonesia

 

Thom Haye beraksi Foto Kompas.com/Antonius Aditya Mahendra. 

Timnas Indonesia kembali gagal meraih gelar juara Piala AFF 2026 karena mereka sudah tersisih di fase grup. Dalam laga terakhir yang wajib menang atas Singapore, skuad Garuda hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan The Lions julukan bagi skuad Singapore. 

Artikel ini tidak akan membahas polemik yang terjadi dalam laga lawan Singapore di Stadion Jalan Besar Kallang Jumat (7/8/27) malam. Baik perdebatan tentang wasit yang membatalkan kartu merah atau blunder yang dilakukan kiper Cahya Supriyadi dan Rizki Ridho. 

Namun artikel ini akan melihat dari sudut yang berbeda yaitu pelajaran apa yang bisa diambil hikmahnya dari turnamen regional ASEAN ini yang sudah berusia 30 tahun. 

Timnas Indonesia harus kembali berbenah untuk memperbaiki segala kekurangan yang mereka miliki. Ada 4 pelajaran berharga dari Piala AFF 2026 yang lalu. Mari kita simak ulasan berikut ini. 

1. Terlalu Optimis dengan Skuad Garuda. 

Dari awal pertama kali turnamen ini bergulir Indonesia belum pernah meraih gelar hanya mampu menjadi finalis sebanyak 6 kali. Sementara itu kegagalan lolos dari fase grup pada episode Piala AFF 2026 ini adalah juga yang ke Enam. Lengkap sudah 6 kali  gagal juara di final dan 6 kali gagal lolos ke babak semifinal.

Pelatih John Herdman terlalu optimis dengan skuad Garuda yang diasuhnya. Hal ini sebenarnya sah sah saja mengingat dalam skuad Garuda ada 12 pemain naturalisasi. Lini blekang diperkuat oleh Jordi Amat, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Tim Geypens. Lini tengah ada Eliano Reinjders, Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok dan di depan ada Michell Baker, Jens Raven dan Ragnar Oratmangoen. 

Dengan materi tersebut pelatih Herdman boleh saja merasa optimis karena mereka memiliki kemampuan yang level Eropa. Terlebih lagi narasi-narasi yang berkembang di media sosial juga terlalu over ekspektasi seakan-akan inilah saatnya Piala AFF 2026 untuk pertama kalinya bisa diraih setelah 30 tahun menunggu. 

John Herdman sendiri seolah terlena dengan sambutan optimis dari para fans Garuda di media sosial. Pelatih asal Inggris ini lupa ada satu hal yang terbaikan bahwa sepak bola harus memikirkan hal penting lainnya misalnya sejauh mana kekuatan lawan dan sepintar apa taktik pelatih lawan. 

2. Insiden Kartu Merah Song Ui-yong 

Indonesia sempat unggul 1-0 berkat gol yang dicetak Ragnar Oratmangoen sesaat babak kedua bergulir beberapa menit. Pada babak kedua itu terjadi sebuah insiden yang melibatkan Ivar Jenner dan pemain gelandang Singapore Song Ui yong. 

Insiden tersebut berbuntut kartu kuning untuk kedua pemain. Celakanya kartu kuning untuk Song adalah kartu kuning kedua dalam laga itu sehingga wasit memberikan kartu merah. 

Namun setelah ada kontak dengan wasit VAR, wasit asal Oman yang memimpin pertandingan segera melakukan cek menuju layar monitor dan setelahnya memutuskan untuk membatalkan kartu kuning untuk kedua pemain tersebut. Artinya Song masih diperbolehkan kembali bermain. 

Menanggapi keputusan wasit ini beberapa pemain Indonesia berupaya melakukan protes dan berdialog dengan wasit dan keputusan yang sudah terjadi tidak bisa dibatalkan. 

Momen inilah yang menjadi titik balik permainan Indonesia mulai kehilangan fokus sehingga mereka kembali tertekan oleh serangan balik Singapore yang terus berupaya menyamakan kedudukan. 

Insiden ini harus menjadi pelajaran berharga untuk menyikapi keputusan wasit dengan legawa agar permainan tidak kehilangan fokus. 

3. Blunder Menjadi Penyebab Gol 

Kinerja lini belakang skuad asuhan John Herdman ini patut dibenahi lebih lanjut. Dari catatan selama berlaga di fase grup ada 4 gol yang bersarang ke gawang Indonesia hanya akibat dari blundernya pemain belakang. 

Satu gol dari Kamboja pada laga perdana yang tidak bisa diantisipasi kiper Nadeo. Dua gol dari Vietnam yang terjadi akibat terlambatnya transisi lini belakang dan blunder Rizki Ridho dalam mengoper bola. Dan satu gol dari Singapore akibat komunikasi buruk kiper Cahya Supriyadi dengan Rizki Ridho. 

Kesalahan-kesalahan lini belakang yang tidak perlu tersebut yang mengakibatkan gawang Indonesia kebobolan. Ini adalah hal yang menyedihkan gawang Indonesia bobol bukan karena serangan berbahaya dari lawan tetapi akibat kecerobohan sendiri. 

4. Butuh Pemimpin seperti Jay Idzes. 

Timnas Indonesia saat berlaga di Piala AFF 2026 sangat terasa tidak ada sosok yang mampu memimpin seperti sosok Jay Idzes yang mampu melakukan mengkordinasi rekan-rekannya di lapangan. 

Pada saat momen kartu merah Song dibatalkan, sosok Kapten seperti Jay Idzes sangat dibutuhkan kehadirannya. Dia pasti mampu melakukan kembali konsolidasi rekan-rekannnya agar tidak pecah konsentrasi mereka untuk mempertahankan keunggulan dan bahkan menambah gol kedua. 

Dalam skuad Garuda di Piala AFF 2026 tampaknya belum ada sosok yang mampu melakukan kordinasi yang baik dalam memimpin tim seperti yang dilakukan oleh Jay Idzes. Rizki Ridho sendiri yang diberikan kepercayaan sebagai kapten malah banyak kehilangan fokus menjaga area pertahanan yang menjadi tanggung jawabnya bersama koleganya. 

Dengan hasil ini bagi Pelatih John Herdman, banyak sekali pekerjaan rumah yang harus dibenahi. Skuad Garuda asuhannya butuh evaluasi total dari segala segi, terutama para pemain harus bisa memahami dengan benar pola bermain, komunikasi antar pemain, visi dan filosofi permainan. 

Ajang terdekat untuk Timnas Indonesia berikutnya adalah FIFA ASEAN Championship 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 23 September sampai dengan 3 Oktober 2026. Indonesia ada di Grup A bersama Malaysia, Singapore dan India. Sementara di Grup B ada Thailand, Vietnam, Filipina dan Pakistan. 

Juara dari masing-masing grup berhak lolos ke final sementara tim runner up akan memperebutkan peringkat kedua. Turnamen ini penyelenggaranya adalah FIFA dengan hadiah total sekitar 4 juta US Dollars.  Selamat berbenah Skuad Garuda. 

Bravo Merah Putih @hensa17. 

*****

Saturday, August 8, 2026

Timnas Garuda Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

 

John Herdman, Pelatih Kepala Timnas Indonesia (Foto ASEAN UNITED). 

Hai para Fans Garuda apa boleh buat setelah melalui perjuangan yang melelahkan dengan berbagai drama, akhirnya Timnas Indonesia harus tersingkir dari ajang Piala AFF 2026 karena mereka hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 dengan tuan rumah Singapura. 

Kita sebagai Fans Garuda tentu kecewa dong. Namun tidak harus melampiaskannya dengan hujatan dan makian kepada siapapun. Apalagi kepada pemain dan tim pelatih karena mereka sudah bekerja keras untuk mewujudkan impian meraih juara Piala AFF yang sduah 30 tahun ditunggu. 

Malam itu sebenarnya skuad Garuda sempat unggul duluan 1-0 pada awal babak kedua, setelah Ragnar Oratmangoen berhasil mencetak gol dari jarak dekat memanfaatkan umpan tarik dari Donny Tri Pamungkas. 

Namun sangat disayangkan akibat blunder (lagi) antara Rizki Ridho dan kiper Cahya Supriyadi, gawang Indonesia harus kebobolan mudah oleh tendangan Ilhan Fandi sehingga skor menjadi imbang 1-1. 

Bagi Rizki Ridho ini adalah blundernya yang kedua setelah dirinya melakukan blunder saat kalah dari Vietnam. Momen-momen blunder tersebut karena Rizki Ridho tidak langsung saja membuang bola pada kesempatan pertama.

Terlepas dari penguasaan bola yang dominan, masih ada faktor menatalitas pemain yang terpancing dengan keputusan wasit yang membatalkan kartu merah Ui-young Song. Mereka beramai-ramai protes kepada wasit. 

Hal yang seharusnya tidak perlu dilakukan karena bisa memecah fokus bermain. Padahal saat itu mereka masih unggul 1-0. Dengan tidak fokus bermain bisa mengakibatkan kelengahan yang fatal. 

Menguasai bola sepanjang laga dengan keunggulan 1-0 sebenarnya bagi skuad Garuda menjadi momen yang seharusnya bisa dipertahankan. Namun karena tidak fokus akibat kontroversial kartu merah tersebut, maka pemain-pemain terlihat gugup ketika menerima serangan balik, terutama lini belakang dan kiper Cahya Supriyadi. 

Diluar performa kiper Marten Paes dan Audero Mulyadi, sektor kiper ini menjadi titik lemah yang perlu pembenahan serius. Dua kiper di ajang ini, Nadeo dan Cahya masih sering gugup dan melakukan blunder. 

Timnas Indonesia dalam sejarah Piala AFF yang sudah berusia 30 tahun sejak pertama digulirkan sebagai Pial Tiger tahun 1996, belum pernah sekalipun bisa meraih gelar juara. 

Ada catatan unik yang menjadi kenangan buruk bagi skuad Garuda yaitu 6 kali masuk final, tetapi 6 kali pula gagal juara hanya bisa nerada di posisi runner up. 

Lebih menarik lagi angka 6 ini juga berlaku pada kegagalan Timnas Indonesia gagal lolos dari fase grup sebanyak 6 kali setelah tadi malam, Jumat (7/8/26) ditahan imbang Singapura dengan skor 1-1. 

Dengan hasil imbang tersebut Indonesia hanya menambah satu poin dan berada di posisi ketiga Grup A dengan 7 poin. Sementara itu Singapura ada di posisi kedua dengan 8 poin. 

Dengan hasil ini dari Grup A Vietnam berhasil meraih juara grup dengan 10 poin dan Singapura runner dengan 8 poin. Mereka berhak lolos ke babak semi final. 

Tentu saja banyak catatan bagi John Herdman dan koleganya untuk memperbaiki semua kekurangan skuad asuhannya. 

Terutama lini belakang khususnya pada sektor bek dan kiper yang tidak memiliki komunikasi sehingga terjadilah gol balasan dari Singapura saat Indonesia unggul 1-0 pada laga tersebut. 

Bagi kita, Fans Garuda, harus disadari sepenuhnya, tidak gampang membangun sebuah Timnas yang solid pertahannnya dan produktif mencetak gol. Membutuhkan waktu, biaya, pikiran dan sumber daya yang unggul

Oleh karena itu kita harus tetap mendukung Timnas Indonesia baik saat mereka menang maupun saat mereka kalah. John Herdman sebagai pelatih kepala juga harus kita percaya dengan program-programnya menuju target utama yaitu Piala Dunia 2030. 

Bravo Merah Putih @hensa17. 


Friday, August 7, 2026

Jangan Blunder Lagi Garuda dalam Menghadapi Laga Terakhir Lawan Singapore

 

John Herdman, pelatih Timnas Indonesia (Foto Kompas.com/Firzie A Idris)

Hallo Fans Garuda. Mari kita diskusi bagaimana peluang Timnas Indonesia dalam laga terakhirnya menghadapi Timnas Singapore di Stadion Jalan Baru, Kallang, Jumat (7/8/26) mulai pukul 20.00 WIB. 

Laga matchday terakhir ini untuk menentukan posisi juara dan runner up grup yang berhak lolos ke babak semifinal di ajang Piala AFF 2026. 

Gambaran posisi Timnas Garuda yang berada di Grup A saat ini dengan koleksi 6 poin ada di posisi peringkat ketiga di bawah Singapore dengan koleksi 7 poin. 

Hal itu artinya duel ini adalah hidup mati bagi kedua tim. Singapore sebagai tuan rumah diuntungkan karena mereka hanya butuh hasil imbang untuk menyingkirkan Indonesia. 

Namun skuad Garuda harus memenangkan laga ini untuk melangkahi posisi Singapore. Sementara itu Vietnam akan menghadapi Kamboja dalam laga terakhirnya di My Dinh Stadium, Hanoi. 

Di atas kertas Vietnam tidak mendapatkan kesulitan berarti untuk mengalahkan Kamboja sehingga mereka bisa meraih 3 poin penuh untuk memimpin sebagai peringkat pertama di Grup A. 

Menurut Anda bagaimana peluang skuad Indonesia bisa lolos ke babak semifinal dalam menghadapi Timnas Singapore yang berjuluk The Lions. Yuk kita bahas bersama. 

Pertama adalah referensi dari 3 laga Timnas Indonesia ketika menghadapi Kamboja, Timor Leste dan Vietnam. 

Dua laga pertama tim asuhan John Herdman ini menghadapi Kamboja dan Timor Leste yang levelnya ada di bawah sehingga kemenangan besar dalam laga tersebut adalah wajar. 

Ada sebuah catatan bahwa menghadapi Timor Leste walaupun Garuda menang 3 gol tanpa balas, tapi gol-gol tersebut baru lahir pada menit-menit akhir. 

Hampir sepanjang laga terjadi kebuntuan dalam mebobol gawang lawan. Terutama pada sektor sayap masih terjadi kendala dalam menerobos sisi kanan pertahanan Timor Leste. 

Baru setelah terjadinya pergantian pemain yaitu masuknya bek sayap Donny Tri dan bek tengah kiri Shayne Pattynama maka mulsai terlihat di sisi pertahanan lawan mulai mudah diterobos. 

Donny berhasil membawa bola masuk ke sisi kanan gawang Timor Leste dan mengirimkan umpan tarik, langsung dislelsaikan dengan tembakan kaki kiri Pattynama. 

Gol pembuka ini menjadi titik balik dua gol berikutnya oleh tendangan bebas Thom Haye dan Michell Baker. 

Dari catatan tersebut pola serangan Timnas Indonesia harus kembali menerapkan pola texbook taktik umpan tarik yang jauh lebih efektif. 

Hal ini tidak terjadi saat menghadapi Vietnam yaitu hanya mengandalkan umpan silang dari Thom Haye yang tidak berhasil diselesaikan oleh Baker sebagai target man. 

Menghadapi Singapore, pola ini bisa diterapkan karena tim asuhan Gavin Lee dipastikan akan menggunakan taktik bertahan untuk memaksakan hasil imbang seperti saat mereka berhasil menahan Vietnam. 

Catan penting lainnya adalah blunder fatal dalam melakukan operan di daerah pertahanan, jangan sampai melakukan kesalahan. Sebaiknya bola di area pertahanan tidak terlalu lama ditahan, langsung saja diberikan ke tengah atau sisi sayap. 

Blunder ini terjadi saat terjadinya gol pertama dari Vietnam. Blunder Rizki Ridho yang tidak bisa menerima bola, akhirnya direbut pemain Vietnam sehingga mengakibatkan kebobolan. 

Dalam laga tersebut juga transisi pertahanan Indonesia selalu terlambat kembali sehingga pemainsayap Vietnam setelah menerima umpan jauh tidak mampu dikejar dan langsung berhadapan dengan kiper Nadeo untuk menceploskan bola ke gawang Indonesia. 

Dalam menghadapi Singapore, transisi harus segera diperbaiki jangan terlambat kembali turun ke belakang memperkuat lini pertahanan. Singapore dipastikan akan melakukan taktik bertahan dengan mengandalkan serangan balik. 

Diskusi sangat asyik ya Bro. Bagaimana menurut Anda sebagai pengamat, penggemar, dan Fans setia Timnas Garuda. Ditunggu komentar-komentar Anda semua di kolom yang tersedia. 

Semoga skuad Garuda menang atas Singapore. Ayo kita selalu dukung Timnas Indonesia untuk terus berprestasi di ajang International. 

Bravo Merah Putih @hensa17. 

***** 

Thursday, August 6, 2026

Waspada Timnas Garuda, Skuad Singapore Lawan yang Serius Dibawah Pelatih Gavin Lee

 

Sumber Foto ANTARA Yulius Satria Wijaya

Timnas Garuda harus ekstra waspada menghadapi skuad Singapore yang dikenal dengan julukan The Lions. Performa mereka saat ini semakin solid setelah diasuh pelatih muda Gavin Lee. 

Pada klasemen terakhir di grup A, Singapore berada diperingkat ke-2 dengan 7 poin dari dua kemenangan atas Kamboja dan Timor Leste serta imbang dengan Vietnam. 

Sementara Vietnam emimpin diperingkat pertama juga dengan 7 poin unggul dalam selihi gol denngan Singapore. Mereka tinggal menghadapi Kamboja yang di atas kertas ada dibawah level mereka. 

Sedangkan Indonesia ada diperingkat ke-3 dengan 6 poin sehingga butuh kemenangan menghadapi laga terakhirnya pada fase grup ini. 

Oleh karena itu dalam laga terkhirnya skuad Singapore hanya butuh hasil imbang menghadapi Indonesia yang baru mengoleksi 6 poin dari dua kemenangan dan satu kekalahan. 

Inilah yang harus menjadi catatan bagi skuad Garuda dalam laga nanti dipastikan Singapore tidak mungkin menerapkan pola bermain menyerang. 

Jika mereka menerapkan taktik tersebut, maka skuad Garuda sangat senang karena akan terjadi permainan terbuka yang bisa saling jual beli serangan. 

Taktik ini yang diharapakn oleh skuad Garuda. Namun jika skuad The Lions menerapkan gaya bermain bertahan total, maka tantangan bagi pelatih John Herdman. 

Sejauh ini barisan pertahanan Singapore sangat kokoh terbukti mereka baru kebobolan satu gol. Bahkan ketika menghadapi Vietnam, gawang Singapore tetap clen sheet. 

Hal tersebut sebagai bukti bahwa barisan pertahanan skuad asuhan Gavin Lee ini sangat kuat. John Herdman butuh pemain yang mampu melakukan penetrasi cepat ke dalam kotak penalti lawan. 

Hal itu sebagai upaya mendobrak pertahanan ketat Singapore sekaligus memecah konsentrasi para bek mereka. 

Dengan cara seperti itu, pemain yang ada pada lini kedua bisa masuk untuk melepaskan tembakan langsung ke gawang Singapore.

Namun demikian sluad Garuda tetap harus waspada terhadap serangan balik dari para pemain Singapore. 

Jangan sampai kembali terjadi kecolongan dua gol seperti saat babak pertama melawan Vietnam. Garis pertahanan skuad Garuda harus mampu melakukan transisi cepat menjadi pola bertahan dan menutup setiap gerakan lawan. 

Selain serangan balik, Singapore juga memiliki senjata ampuh dari bola mati yang bisa dimanfaatkan oleh striker mereka yang tinggi yaitu Ilham Fandi. 

Bailah untuk Fans Garuda mari kita doakan agar skuad Merah Putih bisa menglahkan Singapore sebagai satu-satunya cara untuk lolos ke babak semi final. Tidak ada cara lain kecuali menang. 

Bravo Merah Putih @hensa17. 

***** 

Wednesday, August 5, 2026

Laga Hidup Mati Timnas Garuda Lawan Singapore di Piala AFF 2026

 

Timnas Indonesia kalah 0-3 dari Vietnam (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya). 

Timnas Garuda harus menjalani laga hidup mati melawan Singapore dalam matchday terakhir di grup A ajang Piala AFF 2026. Laga ini berlangsung di Stadion Jalan Besar Singapore pada Jumat (7/8/26) mulai pukul 20.00 WIB. 

Timnas Indonesia harus meraih poin penuh dalam laga tersebut untuk memastikan bisa lolos ke babak semi final. 

Hanya dengan kemenangan Garuda lolos ke babak knock out, karena Vietnam sudah memastikan lolos lebih dulu dari grup A tinggal Indonesia dan Singapore yang bersaing sebagai pendamping. 

Singapore memiliki koleksi 7 poin sedangkan Indonesia 6 poin sehingga Singapore cukup bermain imbang sudah memberikan jaminan lolos ke semi final. Sementara Indonesia wajib menang. 

Banyak yang harus dilakukan tim pelatih dalam menghadapi laga penting ini. Singapore sebagai tuan rumah dipastikan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini. 

Mereka sekuat kemampuan berupaya lolos dari kekalahan pada laga tersebut. Dengan bermain imbang saja sudah lolos ke fase berikutnya maka untuk itu Singapore akan melakukan strategi bertahan total. 

Skuad Garuda tidak ada jalan lain jika ingin memenangkan laga ini harus menyerang. Namun tetap harus mampu melakukan transisi yang baik sehingga tidak kebobolan dari serangan balik Singapore. 

Salam olahraga @hensa17. 

***** 

Tuesday, August 4, 2026

Ini Penyebab Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026

 

Timnas Indonesia (ANTARAFOTO/Bayu Pratama S). 

Yuk kita ulik apa penyebab utama sehingga Timnas Garuda kalah telak dari Vietnam? Kita bahas dalam diskusi melalui artikel berikut ini. 

Penggemar dan Fans setia Timnas Indonesia malam itu di Stadion Pakansari Cibinong Bogor, Senin (3/8/26) malam, pasti merasakan sedih ketika skuad ksayangan mereka dibantai Vietnam 3 gol tanpa balas. 

Dua gol di babak pertama dan satu gol di babak kedua yang terjadi sangat mudah mereka dapatkan. Ketiga gol tersebut merupakan hasil dari serangan balik cepat pasukan Vietnam. 

Pasukan Garuda asuhan Joh Herdman ini sebenarnya menguasai permainan hingga 60 persen sepanjang laga. Namun dari setiap serangan tidak satupun gol mampu mereka dapatkan. 

Hal itu karena pertahanan Vietnam sangat berlapis dengan menempatkan 5 beknya yang terdiri dari 3 bek tengah dan dua full back. 

Dua gol di babak pertama yang sangat mudah bagi kubu Vietnam dipastikan sebagai awal kehancuran skuad Garuda. Dalam kronologi terjadinya gol tersebut keduanya akibat kesalahan pemain belakang kita. 

Gol pertama Vietnam akibat umpan pendek di area penalti yang salah diantisipasi sehingga bola direbut pemain Vietnam yang mampu memanfaatkan blunder tersebut menjadi gol. 

Gol kedua terjadi akibat lalainya transisi bek-bek skuad Garuda. Rizki Ridho, Jordi Amat terlambat kembali ke tempat mereka sehingga umpan terobosan serangan balik Vietnam tidak bisa dicegah. 

Faktor lainnya yang menjadi sebab kekalahan ini adalah lini depan Timnas Indonesia memiliki peluang-pelung yang tidak bisa dimanfaatkan menjadi gol. 

Michell Baker sebagai ujung tombak dengan Ragnar Oratmangoen tidak mampu membuat tembakan yang membahayakan gawang Vietnam. Mereka secara ketat dikawal gelandang bertahan Vietnam. 

Nah gimana Bro. Mungkin Lu punya pendapat lain. Coba tuliskan saja di kolom komentar. Kita tetap harus dukung Timnas Indonesia saat mereka menang maupun kalah.

Bravo Merah Putih @hensa17. 

***** 

John Herdman Sikapi Kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam di Piala AFF 2026

 

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (Foto Kompas.com/Firzie A Idris). 

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman menyikapi dengan positif kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam dalam ajang Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari Bogor, Senin (3/8/26). 

Pada laga malam itu skuad Vietnam menang 3-0 atas Timnas Garuda. Semua gol mereka berasal dari pola serangan balik yang sangat efektif. 

Dua gol di babak pertama yang sangat mudah dicetak mereka. Seharusnya gol-gol tersebut lebih bisa diantisipasi oleh para bek dan gelandang skuad Garuda. 

Mereka terlambat melakukan transisi sehingga umpan langsung dari bek Vietnam bisa dimanfaatkan oleh winger mereka menjadi gol. Pola serangan untuk dua gol itu hampir sama. 

Dengan kekalahan ini Timnas Indonesia berada di posisi ke-3 dengan 6 poin dan hanya menyisakan satu laga lagi melawan Singapore di Stadion Jalan Besar Singapore pada Jumat (7/8/26) mulai pukul 20-30 WIB.

Laga melawan Singapore ini merrupakan laga wajib menang bagi skuad Garuda. Sementara bagi Singapore cukup bermain imbang sudah cukup bagi mereka untuk lolos ke babak semi final. 

Dalam laga yang lain Vietnam akan menjamu Kamboja yang diatas kertas akan dengan mudah mereka kalahkan sehingga Vietnam berpeluang keluar sebagai jauar grup. 

Mari kita tunggu perjuangan skuad Garuda menghadapi Singapore yang begitu krusial karena laga ini wajib menang. Jika imbang apalagi kalah, maka Indonesia tersisih. 

Bravo Merah Putih @hensa17. 

***** 

Monday, August 3, 2026

Tiki-Taka ala Luis de La Fuente

Lne Yamal, Bintang skuad Spanyol (Foto Reuters/Hannah McKay). 

Pelatih Spanyol, Luis de La Fuente berhasil memodifikasi filosofi tiki-taka menjadi sistem sepak bola baru yang lebih pragmatis dan efektif dibandingkan tiki-taka klasik yang saat ini sudah bisa diredam. 

Model sepak bola ala Fuente ini berhasil membawa Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026. Fuente berhasil memadukan dengan simpel dan harmonis antara penguasaan bola khas tiki-taka dan pendekatan pragmatis yaitu sepak bola yang lebih vertikal. 

Perpaduan ini sangat dinamis dengan mengandalkan kecepatan transisi pemain-pemainnya melalui sisi sayap. Dalam hal inilah dibutuhkan sosok winger yang cepat dan lincah seperti Lamine Yamal. 

Dengan cara ini pergerakkan bola dengan mudah menerobos area 16 meter di gawang lawan dan memberikan efek kejut umpan tarik atau umpan terobosan yang menimbulkan peluang untuk mencetak gol. 

Luis de La Fuente sukses melakukan evolusi taktiknya tanpa harus meninggalkan akar identitas dari skuad tiki-taka La Roja Spanyol dan terbukti taktik ini berhasil menyabet Juara Piala Dunia 2026. 

Seperti total football, tiki-taka dan sekarang modifikasinya dengan sistem lebih pragmatis, maka sampai sejauh mana taktik ini bisa bertahansampai suatu hari taktik baru yang mampu menggugurkannya? 

Kita lihat saja karena sepak bola selalu dinamis bergerak ke depan akan menghasilkan taktik-taktik baru yang menggugurkan taktik-taktik klasik. 

Salam olahraga @hensa17.

Total Football Berevolusi Jadi Tiki-Taka Spanyol

 

Pala Dunia 2026 (Foto AFP/Monirul Bhulyan). 

Sejauh ini taktik sepak bola ala Rinus Michels ini belum pernah mempersembahkan prestasi tertinggi dalam sepak bola yaitu Juara Piala Dunia. Timnas Belanda hanya mampu meraih runner up Piala Dunia tahun 1974, 1978 dan 2010. 

Pada Piala Dunia tahun 1974 Belanda kalah dari Jerman (Barat), Tahun 1978 kalah dari Argentina dan tahun 2010 mereka kalah dari Spanyol. Taktik Total Football sejauh ini baru mampu meraih prestasi di level klub di kejuaraan Eropa. 

Dari catatan yang ada menyebutkan bahwa sosok sosok duet Rinus Michels dan Johan Cruyff, berhasil membawa Ajax memenangkan tiga Piala Eropa berturut-turut yaitu pada tahun 1971, 1972, 1973. 

Duet ini kembali bersatu di Barcelona pada tahun 1973, membawa klub tersebut berhasil meraih gelar La Liga pertama mereka dalam 14 tahun terakhirnya pada musim kompetisi 1973-74. 

Rinus Michels dan Johan Cruyff membawa filosofi total football ini menjadi filosofi klub Barcelona pada tahun berikutnya. Mereka meneapkannya dalam fondasi sistem pelatihan usia muda di Akademi La Masia di Barcelona. 

Penerapan sistem taktik ini berlangsung mulai tahun 1970-an sampai tahun 1990-an. Selama itu sistem ini berevolusi menjadi taktik yang dikenal dengan Tiki-Taka ala sepak bola Spanyol. 

Kita sekarang dapat melihat bahwa jika Total Football klasik menonjolkan pertukaran pemain dengan fisik yang dinamis, maka taktik tiki-taka Spanyol memadukannya dengan sirkulasi bola-bola operan pendek dengan penguasaan pada posisi pemain. 

Pep Guardiola adalah murid dari didikan Johan Cruyff di Barcelona yang sukses menjadi pelatih ternama dengan menerapkan permainan berbasis penguasaan bola secara mutlak di klub Barcelona dan klub lain dengan level dunia, seperti Bayern Munich dan Manchester City. 

Ironinya tiki-taka yang merupakan evolusi dari total footbal berhasil mengalahkan sistem induknya ketika Spanyol menang atas Belanda di final Piala Dunia 2010. 

Salam bola @hensa17. 

Sunday, August 2, 2026

Total Football Gagal Total di Piala Dunia 2026

 

Final Piala Dunia 2026, Lionel Messi bersama Argentina lawan Spanyol (Foto AFP/Patricia De Melo Moreira). 

Piala Dunia 2026 sudah berlalu, hanya tinggal menyisakan kenangan sederet bagi para penggemar sepak bola. Salah satu yang masih tersisa dalam ingatan adalah tersingkirnya Belanda dan Jerman, penganut sepak bola total football. 

Belanda dan Jerman yaitu dua negara yang menjadi finalis Piala Dunia 1974. Saat itu Belanda menjadi favorit juara dengan sepak bola atraktif Total Football ala Rinus Michels dan dirigen di lapangan bersama Johan Cruyff. 

The Oranje pada final Piala Dunia di Munich Jerman Barat saat itu menyaksikan sebuah orkestra klasik yang indah yang dipandu oleh Sang Kapten Johan Cruyff. 

Dua sosok ini adalah arsitek legendaris dari sistem taktik sepak bola yang bisa dikatakan sebagai terobosan fenomena revolusioner saat itu. Rinus Michels sebagai penemu filosofi total football menemukan sosok Johan Cruyff yang menjadi pelaksana di lapangan. 

Cruyfff sebagai penyerang dan pengatur serangan, memiliki kemampuan teknik tinggi, kecerdasan, dan visi sepak bolanya telah berhasil menghidupkan taktik di lapangan dari sebuah cetak biru taktik dari sosok Sang Maestro Rinus Michels. 

Sistem yang dikembangkan pada tahun 1970-an ini awalnya diterapkan pada sebuah klub yaitu Ajax Amsterdam. Rinus Michels saat itu berhasil mengubah Ajax menjadi klub yang mendominasi juara Liga Champions tahun 1971-1973. 

Kemudian taktik ini diterapkan pada skuad The Oranje Belanda di Piala Dunia 1974, dan FC Barcelona pada tahun-tahun berikutnya. Mereka sangat dikenal sebagai tim yang sangat atraktif dalam menerapkan sepak bola modern.  

Inti dari filosofi Total Football ini adalah tekanan pada kinerja pemain-pemain pada posisi mereka yang fleksibel. Mereka bisa memerankan multi posisi dari setiap pemain. 

Selain itu para pemain juga harus mampu melakukan tekanan yang intens kepada lawan yang memegang bola. Skema permainanpun harus bisa menerapkan taktis yang tinggi. 

Hal itu berarti setiap pemain di lapangan dapat dengan mudah bertukar peran satu sama lain. Jelas taktik ini membutuhkan pemain-pemain dengan kemampuan skill yang tinggi dan stamina yang prima.

Salam bola @hensa17.