Saturday, August 15, 2026

India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 dan Inilah Penggantinya

 

Timnas Brasil calon lawan India di laga FIFA Matchday 2026 (Foto REUTERS/Phil Noble). 

India dipastikan mundur dari turnamen FIFA ASEAN Cup yang akan diselenggarakan di Jakarta mulai 24 September sampai dengan 4 Oktober 2026. 

India tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia dan Singapore. Sementara di Grup ada Thailand, Vietnam, Filipina dan Pakistan. 

Alasan India mundur dari turnamen ini adalah pada saat yang bersamaan harus melakukan laga friendly games melawan Brasil di FIFA Matchday September -Oktober 2026. 

Awalnya, India sudah setuju untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup yang dimainkan di jendela FIFA Matchday September dan Oktober. India juga disebut sudah berada satu grup dengan Singapura, Malaysia, dan Timnas Indonesia. 

Duel Timnas Indonesia vs India jadi salah satu hal yang menarik untuk dinanti. Pasalnya, ini adalah kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk menguji kekuatan negara di luar ASEAN. 

Keberhasilan India mengikat kesepakatan dengan Brasil dalam laga persahabatan, akhirnya berbuntut pada keikutsertaan India di FIFA ASEAN Cup menjadi batal. 

Semula India juga mengajukan kepada FIFA untuk mengirim tim kedua ke FIFA ASEAN Cup namun hal tersebut ditolak FIFA karena laga dalam jendela FIFA Matchday tersebut harus level Tim Nasional Senior. 

Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 sebenarnya juga berlangsung pada jeda International FIFA Matchday, tetapi India lebih memilih bertanding lawan Brasil yang mereka anggap sebagai pertandingan langka. 

Merekapun menganggap berhadapan dengan tim-tim ASEAN sudah seringkali saling berhadapan sehingga masih besar peluang mereka kembali bertanding pada waktu-waktu depan. 

Kabar terbaru menyebutkan bahwa pengganti India ada beberapa dari Asia Selatan yaitu Bangladesh dan Srlangka. Bahkan disebut-sebut juga Jordania, Lebanon, Suriah, Kirgistan dan Oman. 

Kita tungg saja negara mana yang menggantikan posisi India. Tim manapun penggantinya, Timnas Garuda siap menghadapinya, 

Bravo Merah Putih @hensa17. 

***** 

Thursday, August 13, 2026

Paris Saint Germain Juara Piala Super Eropa

Luis Enrique membawa PSG, skuad asuhannya meriah Piala Super 2026 (Foto Reuters/Annelika Warmuth). 

Paris Saint Germain (PSG) setelah berhasil juara Liga Champions juga berhasil melengkapi gelar mereka dengan meraih Juara Piala Super Eropa 2026. 

Skuad Luis Enrique ini mengalahkan Aston Villa dengan skor 2-1. Pertandingan berlangsung di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis (13/8) dini hari WIB. 

Dalam laga tersebut dominasi klub asal Prancis ini sangat kentara. PSG langsung tampil agresif sejak awal pertandingan untuk mengejar gol cepat.  

Peluang pertama mereka hadir pada menit ke-20 melalui Desire Doue. Namun, tembakannya masih mampu diamankan kiper Aston Villa, Marco Bizot.

Akhirnya segala upaya tersebut berhasil ketika PSG membuka keunggulan. Khvicha Kvaratskhelia mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan dari Doue. Pemain asal Georgia itu melakukan aksi individu sebelum melepaskan tembakan keras ke tengah gawang. PSG unggul 1-0.

Sementara itu Aston Villa kemudian meningkatkan tekanan. Brian Madjo hampir mencetak gol pada menit ke-28 melalui sundulan jarak dekat, tetapi bola masih melebar. 

Baru pada menit ke-45, usaha Villa akhirnya membuahkan hasil. Madjoyang baru berusia 17 tahun sukses mencetak gol lewat sontekan first time setelah menerima umpan silang John McGinn. 

Skor berubah menjadi 1-1. Gol tersebut membuat Madjo menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Super Eropa. Skor bertahan hingga turun minum. 

Memasuki babak kedua, Aston Villa kembali memberikan tekanan. McGinn nyaris membawa Villa berbalik unggul pada menit ke-50, tetapi tembakannya ditepis Matvey Safonov. PSG kemudian kembali memimpin pada menit ke-61 melalui Doue. Sempat dianulir karena offside, gol tersebut akhirnya disahkan setelah pemeriksaan VAR. Skor menjadi 2-1 untuk PSG. 

Aston Villa terus menyerang pada sisa pertandingan, sementara PSG lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Namun, hingga peluit akhir berbunyi, skor tidak berubah. 

Keberhasilan PSG sebagai juara tersebut mengikuti jejak AC Milan serta Real Madrid yang pernah meraih Piala Super Eropa secara back-to-back. 

Sementara itu bagi Unai Emery, kekalahan ini memperpanjang catatan buruknya. Ia kini selalu kalah dalam empat kesempatan tampil diajang tersebut. 

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique menilai raihan juara Piala Super Eropa 2026 dapat diraih karena mentalitas para pemainnya yang selalu ingin memberikan hasil maksimal.

"Pertandingan ini sulit dipersiapkan. Para pemain membutuhkan istirahat dan waktu bersama keluarga mereka, tetapi setiap kali mereka mengenakan seragam Paris Saint-Germain, ada ikatan dengan para penggemar, dan di antara para pemain itu sendiri. Apa yang kami tunjukkan lagi hari ini adalah bahwa, terlepas dari kesalahan dan banyak hal yang kurang, kami adalah tim yang selalu kami inginkan," kata Enrique usai pertandingan dikutip dari laman PSG.

"Kita selalu membicarakan para pemain yang memulai pertandingan, tetapi sangat penting untuk siap masuk sebagai pemain pengganti, terutama dalam pertandingan seperti ini. Semua pemain memiliki pemahaman yang sama, dan itu sangat penting, karena untuk memenangkan trofi besar, Anda membutuhkan semua orang untuk bekerja sama," ucap Enrique menambahkan

Selamat untuk PSG dan Luis Enrique. 

Salam olahraga @hensa17. 

*****