Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes (Foto AFP/Carlos Jasso).
Hai Fans The Gunners ada kabar gembira pada awal kompetisi Premier League yaitu Arsenal mengawali upaya mempertahankan gelar mereka dengan kemenangan.
Skuad asuhan Mikel Arteta tersebut mengalahkan tim promosi Coventry City dengan kemenangan 3 gol tanpa balas bertempat di Stadion Emirates London, Sabtu (22/8/26) dini hari WIB.
Sang juara bertahan ini hanya membutuhkan waktu 23 menit untuk keunggulan mereka dengan dua gol.
Kai Havertz yang langsung menjadi starting eleven cukup 15 menit saja mampu membobol gawang Coventry. Gol ini adalah pembuka gol Arsenal dalam pertandingan musim 2026/27.
Gol ini menjadi awal kinerja Arsenal menatap kompetisi Premier League musim baru. Dalam laga malam itu ada sosok winger rekrutan baru yang sudah mampu menunjukkan kinerja baik yaitu Christos Tzolis.
Pemain sayap asal Yunani ini banyak terlibat untuk perfoma ciamik Arsenal di awal-awal laga dengan melepaskan satu tembakan, tapi masih meleset dari sasaran. Sementara itu satu tembakan lainnya berhasil diblok oleh bek Coventry, Bobby Thomas setelah skema sepak pojok.
Gol perdana Arsenal malam itu juga ada andil dari pemain sayap baru ini. Berawal dari kerja sama umpan Tzolis dari Milan van Ewijk dan Riccardo Calafiori, Arsenal akhirnya unggul di menit ke-15.
Pergerakan Riccardo Calafiori menguasai bola di sisi kanan pertahanan Coventry lalu memberikan umpan silang langsung disambar oleh Havertz ke sudut kanan bawah gawang Coventry.
Malam itu Harvetz langsung turun sebagai starter sebagai juru gedor di lini depan menggantikan posisi Viktor Gyokeres yang duduk di bangku cadangan.
Selama laga malam itu, Coventry, tim asuhan Frank Lampard, harus mendapatkan beberapa pelajaran sulit tentang pertahanan mereka dari para penyerang Arsenal.
Usai gol Kai Havertz, 8 menit kemudian giliran Bukayo Saka membobol gawang Coventry untuk meunggulan Arsenal menjadi 2-0.
Gol Bukayo Saka berawal ketika penjaga gawang Coventry, Carl Rushworth hanya mampu menepis umpan silang rendah dari Tzolis ke arah Saka.
Pemain sayap The Three Lions ini tidak menyia-nyiakan kesempatan emas di depan gawang yang tidak dijaga untuk menceploskan bola.
Pada babak kedua ketika laga baru berjalan 4 menit, giliran Sang Kapten Martin Odegaard mencetak gol ketiga memanfaatkan umpan tarik Ben White untuk keunggulan Arsenal 3-0 atas Coventry.
Kerja keras dari kiper Coventry, Carl Rushworth memastikan skuad asuhan Frank Lampard tersebut terhindar dari hukuman kebobolan lebih lanjut dari para penyerang Arsenal.
Kinerja Rushworth malam itu luar biasa menyelamatkan gawangnya dari kebobolan lebih banyak. Bagaimana dia menepis tendangan melengkung dari Myles Lewis-Skelly sehingga bola melewati mistar gawang dan kemudian berhasil menepis tendangan voli dari winger Arsenal, Tzolis.
Bagi Coventry City sendiri laga ini adalah pertandingan Liga Premier pertama mereka sejak tahun 2001 ketika mereka kembali ke Premier League.
Dalam laga malam itu Coventry melihat ada peluang terbaik mereka untuk mencetak gol hiburan oleh Jack Rudoni, tetapi ia hanya mampu menyundul bola langsung ke arah David Raya yang mampu mengamankannya.
Dari catatan resmi Premierleague, hasil laga tersebut menandai kemenangan ke-150 untuk Mikel Arteta di Liga Premier sebagai pelatih Arsenal setelah 249 pertandingan.
Pencapaiannya menjadikan Arteta sebagai salah satu dari hanya lima manajer yang mencapai angka tersebut dalam kurang dari 250 pertandingan yaitu setelah Pep Guardiola (204 pertandingan), Jose Mourinho (231), Jurgen Klopp (237), dan Sir Alex Ferguson (247). Selamat untuk Arsenal.
Salam sepak bola @hensa17.
*****

