Showing posts with label Arsenal. Show all posts
Showing posts with label Arsenal. Show all posts

Sunday, August 23, 2026

Arsenal Menang di Laga Awal Premier League

 

Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes (Foto AFP/Carlos Jasso). 

Hai Fans The Gunners ada kabar gembira pada awal kompetisi Premier League yaitu Arsenal mengawali upaya mempertahankan gelar mereka dengan kemenangan. 

Skuad asuhan Mikel Arteta tersebut mengalahkan tim promosi Coventry City dengan kemenangan 3 gol tanpa balas bertempat di Stadion Emirates London, Sabtu (22/8/26) dini hari WIB. 

Sang juara bertahan ini hanya membutuhkan waktu 23 menit untuk keunggulan mereka dengan dua gol. 

Kai Havertz yang langsung menjadi starting eleven cukup 15 menit saja mampu membobol gawang Coventry. Gol ini adalah pembuka gol Arsenal dalam pertandingan musim 2026/27. 

Gol ini menjadi awal kinerja Arsenal menatap kompetisi Premier League musim baru. Dalam laga malam itu ada sosok winger rekrutan baru yang sudah mampu menunjukkan kinerja baik yaitu Christos Tzolis. 

Pemain sayap asal Yunani ini banyak terlibat untuk perfoma ciamik Arsenal di awal-awal laga dengan melepaskan satu tembakan, tapi masih meleset dari sasaran. Sementara itu satu tembakan lainnya berhasil diblok oleh bek Coventry, Bobby Thomas setelah skema sepak pojok. 

Gol perdana Arsenal malam itu juga ada andil dari pemain sayap baru ini. Berawal dari kerja sama umpan Tzolis dari Milan van Ewijk dan Riccardo Calafiori, Arsenal akhirnya unggul di menit ke-15. 

Pergerakan Riccardo Calafiori menguasai bola di sisi kanan pertahanan Coventry lalu memberikan umpan silang langsung disambar oleh Havertz ke sudut kanan bawah gawang Coventry. 

Malam itu Harvetz langsung turun sebagai starter sebagai juru gedor di lini depan menggantikan posisi Viktor Gyokeres yang duduk di bangku cadangan. 

Selama laga malam itu, Coventry, tim asuhan Frank Lampard, harus mendapatkan beberapa pelajaran sulit tentang pertahanan mereka dari para penyerang Arsenal. 

Usai gol Kai Havertz, 8 menit kemudian giliran Bukayo Saka membobol gawang Coventry untuk meunggulan Arsenal menjadi 2-0. 

Gol Bukayo Saka berawal ketika penjaga gawang Coventry, Carl Rushworth hanya mampu menepis umpan silang rendah dari Tzolis ke arah Saka. 

Pemain sayap The Three Lions ini tidak menyia-nyiakan kesempatan emas di depan gawang yang tidak dijaga untuk menceploskan bola.

Pada babak kedua ketika laga baru berjalan 4 menit, giliran Sang Kapten Martin Odegaard mencetak gol ketiga memanfaatkan umpan tarik Ben White untuk keunggulan Arsenal 3-0 atas Coventry. 

Kerja keras dari kiper Coventry, Carl Rushworth memastikan skuad asuhan Frank Lampard tersebut terhindar dari hukuman kebobolan lebih lanjut dari para penyerang Arsenal. 

Kinerja Rushworth malam itu luar biasa menyelamatkan gawangnya dari kebobolan lebih banyak. Bagaimana dia menepis tendangan melengkung dari Myles Lewis-Skelly sehingga bola melewati mistar gawang dan kemudian berhasil menepis tendangan voli dari winger Arsenal, Tzolis.

Bagi Coventry City sendiri laga ini adalah pertandingan Liga Premier pertama mereka sejak tahun 2001 ketika mereka kembali ke Premier League. 

Dalam laga malam itu Coventry melihat ada peluang terbaik mereka untuk mencetak gol hiburan oleh Jack Rudoni, tetapi ia hanya mampu menyundul bola langsung ke arah David Raya yang mampu mengamankannya. 

Dari catatan resmi Premierleague, hasil laga tersebut menandai kemenangan ke-150 untuk Mikel Arteta di Liga Premier sebagai pelatih Arsenal setelah 249 pertandingan. 

Pencapaiannya menjadikan Arteta sebagai salah satu dari hanya lima manajer yang mencapai angka tersebut dalam kurang dari 250 pertandingan yaitu setelah Pep Guardiola (204 pertandingan), Jose Mourinho (231), Jurgen Klopp (237), dan Sir Alex Ferguson (247). Selamat untuk Arsenal.  

Salam sepak bola @hensa17

*****

Thursday, August 20, 2026

Arsenal Masih Dijagokan Juara Premier League

 

Arsenal Juara Community Shield 2026 (Foto AFP/Glyn Kirk). 

Kompetisi sepak bola di Eropa sudah kembali bergulir termasuk Premier League yang menjadi perhatian penggemar sepak bola Dunia. Musim barunya dimulai sejak Jumat 21 Agustus 2026. 

Juara bertahan Arsenal dalam laga perdananya akan menjamu Coventry, klub yang baru promosi. Laga berlangsung di Stadion Emirates London, Sabtu (22/8/26) pukul 02.00 WIB dini hari. 

Laga ini sekaligus sebagai laga pembuka kompetisi Premier League musim 2026-2027 resmi bergulir. Ada 20 klub yang akan berkiprah di ajang tersebut yaitu Arsenal, Manchester City, Manchester United, Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, Aston Villa, West Ham United, Brighton, Burnley, Coventry, Crystal Palace, Everton, Brentford, Bournemouth, Fulham, Hull, Ipswich, Leeds United, Newcastle United. 

Dari 20 klub yang berkompetisi tersebut, ternyata Arsenal masih diunggulkan untuk bisa kembali meraih gelar pada musim 2026-2027. Ini artinya Arsenal favorit mempertahankan gelar kompetisi yang direbut mereka pada musim tahun lalu. 

Gambaran nyata sejauh mana persiapan Arsenal menghadapi kompetisi baru adalah ketika mereka berhasil meraih trofi pada ajang FA Community Shield. The Gunners menang 3 gol tanpa balas atas Manchester City sebagai penegang Piala FA. 

Pada ajang tersebut yang dikalahkan Arsenal adalah Manchester City, tim yang menjadi penantang serius dalam meraih juara Premier League selama tiga tahun terakhir ini. 

Meskipun saat ini The Citizens sudah tanpa pelatih Pep Guardiola, tetapi mereka masih mampu bersaing dengan pelatih barunya, Enzo Maresca yang tetap menerapkan filosofi sepak bola pendahulunya. 

Selain performa di FA Community Shield pekan lalu, Arsenal juga sudah menyiapkan pemain-pemain baru yang mereka rekrut dalam bursa transfer.  

Misalnya ada sosok pemain Yunani, Christos Tzolis yang memberi Mikel Arteta alasan untuk berpikir berbeda dalam meracik skuad asuhannya. 

Winger dari Club Brugge ini didatangkan dengan harga 34 juta poundsterling pada awal jendela transfer panas yang lalu. 

Tzolis telah menunjukkan ancaman yang cukup besar sejak kedatangannya, terlihat bagaimana performanya dalam debutnya bersama Arsenal di ajang Community Shield pekan lalu.

Kinerjanya dalam pertandingan pramusim Arsenal, Tzolis telah mencatatkan enam assist dan satu gol - termasuk dua assist di Community Shield ketika Arsenal melawan Manchester City. 

Sebenarnya sosok Tzolis ini memiliki catatan apik ketika musim lalu masih memperkuat Club Brugge dengan menorehkan 51 gol dalam 52 laga. 

Bagaimana dengan pesaing serius Arsenal pada musim baru ini. Manchester City masih menjadi tim yang harus tetap diperhitungkan oleh Mikel Arteta. 

Meskipun saat ini Pep Guardiola sudah tidak ada di Etihad, tetapi sebagian besar pendekatan taktis Manchester City di bawah pelatih barunya, Enzo Maresca akan mencerminkan pendekatan pendahulunya, Pep Guardiola. 

Mereka memiliki filosofi yang serupa dalam menerapkan sepak bola di lapangan. Gaya menyerang dan penguasaan bola menjadi pilihan yang tepat. 

Namun demikian masih ditemukan sebuah perubahan kunci yang dapat dilihat dari sentuhan sosok Enzo Maresca. 

Kita simak bagaimana pelatih asal Italia itu menggunakan pemain sayapnya sebagai pemain sayap yang lebih tradisional. 

Bahkan pendekatannya lebih ortodoks dengan pergerakkan pemain sayap murni yang mengingatkan pada era Raheem Sterling dan Leroy Sane. Dua winger pada masa-masa kejayaan Pep Guardiola saat melatih The Citizens. 

Saat ini dalam skuad asuhan Maresca, skuad City memiliki dua pemain sayap terbaik di liga dalam diri Antoine Semenyo dan Jeremy Doku. 

Dua winger ini sangat cepat seperti pemain-pemain sayap City dimasa lalu. Hanya saja yang menjadi pertanyaan adalah untuk memanfaatkan kinerja mereka sebaik mungkin, apakah Maresca memiliki lini tengah yang mampu mendukung duo winger tersebut? 

Tim lain yang mungkin akan menjadi pesaing Arsenal seperti Liverpool, Chelsea, Manchester United juga menjadi perhitungan peluang mereka untuk meraih trofi Liga Inggris. 

Namun masih banyak kendala yang mereka hadapi dengan pelatih-pelatih mereka yang baru hadir bersama mereka. 

Liverpool masih memiliki kendala pada lini belakangnya yang harus dibenahi oleh pelatih baru mereka, Andoni Ireola. Virgil van Dijk membutuhkan waktu untuk lebih kompak bersama tandem-tandem barunya di lini belakang. 

Sementara Chelsea dengan pelatih barunya Xabi Alonso juag masih banyak pekerjaan rumah terutama dalam menerapkan formasi 3-4-3 atau 4-2-3-1. Pemilihan sistem pertahanan dengan 4 bek dan 3 bek tengah ini yang harus dituntaskan oleh Alonso. 

Manchester United bersama pelatih Michael Carrick boleh optimis untuk bersaing dengan Arsenal, tetapi masalah-masalah internal harus segera dibereskan sebelum kompetisi bergulir.  

Penulis sendiri sepakat dengan kebanyakan pengamat di Premier League bahwa Arsenal berpelung besar mampu mempertahankan gelar Pemier League pada musim 2026-2027. 

Salam sepak bola @hensa17. 

***** 

Monday, August 17, 2026

Arsenal Juara Community Shield Usai Menang Telak atas Manchester City


 Arsenal juara Community Shield 2026 (Foto AFP/Adrian Dennis). 

Mikel Arteta semakin kokoh sebagai pelatih tersukses di Liga Inggris ketika skuad asuhannya The Gunners Arsenal berhasil menang telak 3-0 atas Manchester City di ajang Community Shield 2026. 

Laga tersebut berlangsung pada Minggu (16/8/26) di Principality Stadium Cardiff. Community Shield yang sebelumnya adalah Charity Shield merupakan ajang tahunan dalam sepak bola Inggris yang menggelar laga antara juara Liga Primer dan juara Piala FA. 

Namun pada saat tim yang sama memenangkan Liga Primer dan Piala FA, maka pertandingan dimainkan melawan runner-up Liga Primer. Laga Community Shield juga sebagai penanda awal dimulainya Premier League musim baru. 

Kemenangan Arsenal atas The Citizens pada malam itu mencatatkan rekor baru dari skuad asal London ini dalam meraih Trofi Community Shield menjadi 17 kali menyamai rekor Manchester United yang selama ini memegang rekor. 

Dalam sejarahnya Manchester United telah bermain sebanyak 21 laga di ajang Community Shield dengan meraih 17 kemenangan dan 4 hasil imbang. Saat ini rekor Arsenal juga dengan 17 kemenangan, tetapi satu hasil imbang. 

Tim lainnya adalah Liverpool dengan 11 kemenangan, 5 hasil imbang dan Everton dengan 8 kemenangan dan satu hasil imbang. Sebelum tahun 1993, laga imbang dalam ajang tersebut dinobatkan sebagai juara bersama. 

Dari awal Arsenal sudah percaya diri menghadapi laga ini. Terbukti laga baru berjalan satu menit, bek asal Italia, Riccardo Calafiori mencetak gol cepat setelah memanfaatkan umpan tarik di sisi sayap dengan sepaknnya bersarang di tiang dekat gawang City yang dikawal Donnarumma.  

Arsenal menggandakan kemenangan ketika Kai Harvetz berhasil kembali membobol gawang The Citizens untuk keunggulan menjadi 2-0. 

Tidak mau ketinggalan Martin Odegaard melengkapi kemenangan Arsenal menjadi 3-0 dalam laga tersebut untuk memastikan mereka berhasil merebut trofi Community Shield tahun 2026. 

Kemenangan Arsenal ini bukan saja menyamai rekor yang pernah dicapai oleh Manchester United dengan 17 kali jura, tetapi juga menegaskan bahwa sosok Mikel Arteta sebagai pelatih terbaik di Liga Inggris. 

Pada musim kompetisi tahun 2026-2027 ini Manchester City sudha tidak lagi dilatih oleh Pep Guardiola tetapi dilatih oleh Enzo Maresca.  

Skuad peninggalan Pep Guardiola ini sebenarnya masih realtif utuh dimana beberapapemainnya masih ada di sana seperti penyerang Erling Haaland, Phil Foden, Jeremy Doku, kiper Donnarumma, Bek Ruben Dias, Josco Gvardiol, Nico O'Really. Mateo Kovacic. 

Hanya Rodri yang sekarang dalam posisi dilepas di bursa transfer yang masih dalam proses nego dengan Barcelona. Dengan komposisi seperti itu seharusnya Maresca bisa mengoptimalkan skuad asuhannya. 

Namun ternyata tidak berjalan dengan baik ketika Maresca menerapakn pola formasi 4-2-3-1 dimana Haaland diplot sebagai striker tunggal yang ditopang oleh Phil Foden sebagai penyerang lubang dan duet winger Jeremy Doku, Antoine Semenyo. Mereka masih buntu berhadapan dengan kuartet bek Arsenal yang dipimpin oleh duet bek tengah, Gabriel Magalhaes dan Christhian Mosquera. 

Sementara itu Mikel Arteta meracik skuad asuhannya dengan formasi pakemnya yaitu 4-3-3 yang selama ini sudah terbukti mampu meraih hasil terbaik dalam laga tersebut.  

Trio penyerang Arsenal yaitu Kai Havertz diapit oleh duet winger yaitu pemain baru yang ditransfer dari Chelsea, Noni Madueke dan Christos Tzolis. Sementara di tengah ada trio Martin Odegaard yang daipit oleh Bruno Guemares rekrutan baru Arsenal dan Myles Lewis-Skelly. 

Keseimbangan tim ada dalam tanggung jawab mereka sekaligus meringankan beban lini pertahanan yang diperkuat oleh kuartet, Riccado Calaifiori, Gabriel Megalhaes, Christhian Mosquera dan Ben White.  Serta David Raya tangguh berada di bawah mistar gawang The Gunners. 

Menyimak laga tersebut, terlihat Arsenal sudah siap menghadapi rangkaian laga di kompetisi Premier League tahun 2026-2027. Mikel Arteta juga berhasil memberdayakan pemian-pemain rekrutan barunya seperti Bruno Guemares dan Myles Lewis-Skelly. 

Usai sudah Community Shield tahun 2026 sekaligus menandakan bahwa kompetisi Premier League segera bergulir pada pekan berikutnya. 

Salam olahraga @hensa17. 

***** 

Sunday, August 16, 2026

Arsenal Ditantang Manchester City di Ajang Community Shield 2026


 Arsenal sebagai juara Liga Inggris ditantang Manchester City juara FA Cup dalam laga Community Shield 2026 (Foto AFP/Glyn Kirk). 

Football Association Community Shield (sebelumnya Charity Shield ) adalah pertandingan tahunan dalam sepak bola Inggris yang diperebutkan di Stadion Wembley antara juara Liga Primer musim sebelumnya dan pemegang Piala FA . Jika tim yang sama memenangkan liga dan Piala FA, pertandingan dimainkan melawan runner-up Liga Primer. Kompetisi ini setara dengan Piala Super di negara lain. 

Tim-tim paling sukses dalam kompetisi ini adalah Manchester United (17 kemenangan langsung, 4 hasil imbang), Arsenal (16 kemenangan langsung, 1 hasil imbang), Liverpool (11 kemenangan langsung, 5 hasil imbang) dan Everton (8 kemenangan langsung, 1 hasil imbang).

Chelsea (2010, 2012, 2015, 2017 dan 2018) dan Newcastle United (1932, 1951, 1952, 1955 dan 1996) memiliki rekor penampilan terpanjang tanpa memenangkan atau berbagi trofi. 

Pada pembuka musim kompetisi 2026-2027. Arsenal sebagai juara Liga Inggris akan berhadapan lawan Manchester City sebagai juara FA. 

Dalam Community Shield nanti, baik Arsenal maupun Man City sama-sama bakal memainkan kekuatan terbaik, meskipun beberapa pilar bakal absen. 

Di kubu The Gunners, William Saliba dan Jurrien Timber akan absen karena cedera, sedangkan The Citizens tidak akan diperkuat Rodri yang juga dalam pemulihan.

Tanpa Rodri, pelatih Enzo Maresca bisa memainkan Nico Gonzalez di posisi sentral tersebut. Sementara Mikel Arteta bakal menurunkan Cristhian Mosquera dan Ben White guna menggantikan Saliba dan Timber.

Pertandingan ini bakal jadi ajang pembuktian bagi kedua tim. Maresca uji 'kompetensi' sebagai pelatih baru Man City sekaligus suksesor Pep Guardiola. Mikel Arteta juga perlu membuktikan konsistensinya sebagai juara musim lalu. 

Sejumlah pemain baru Arsenal dan Man City juga bisa dimainkan di Community Shield. Hanya saja, Man City tidak akan memainkan Elliot Anderson sejak awal lantaran lebih percaya dengan Nico Gonzalez. 

Sementara Bruno Guimaraes yang didatangkan Arsenal dari Newcastle United berpeluang bermain sebagai starter bersama Myles Lewis-Skelly.

Saturday, July 25, 2026

 

Arsenal gagal juara Liga Champions setelah kalah 3-4 dari PSG dalam adu penalti (Foto AFP/Inna Fassbender).

Sahabat bola terutama para penggemar Arsenal, malam tadi pasti merasakan rasa kecewa yang menyakitkan karena tim pujaan The Gunners gagal meraih gelar Liga Champions untuk pertama kalinya usai kalah dari Paris Saint Germain (PSG). 

Rasa kecewa itu sangat wajar karena bagaimana tidak, Arsenal sudah unggul 1-0 atas Paris Saint Germain ketika laga baru berlangsung 6 menit berkat gol dari Kai Harvetz. 

Namun disayangkan pada babak kedua, Paris Saint Germain berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti oleh Ousmane Dembele. 

Hukuman penalti untuk Arsenal terjadi setelah defender Arsenal, Cristhian Mosquera melakukan pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia di area dalam pertahanannya. 

Arsenal sangat berambisi mengincar gelar Liga Champions pertama mereka dalam 20 tahun penampilan final terakhir mereka dan juga untuk melengkapi raihan ganda bersejarah setelah memenangkan gelar Liga Premier.

Namun kenyataan di lapangan pada malam itu meskipun sudah unggul, tapi akhirnya harus mengakui keunggulan Paris Saint Germain dalam duel adu penalti dengan skor 3-4 setelah dalam waktu normal mereka bermain imbang 1-1. 

Hasil ini sungguh sangat ironi bagi skuad asuhan Mikel Arteta ini. Bayangkan selama babak grup, 16 besar, perempat final, semi final di ajang Liga Champions, mereka tidak pernah terkalahkan. Satu-satunya kekalahan justru terjadi di babak final sehingga gagal juara. 

Bagi Mikel Arteta hasil ini harus menjadi catatan penting dalam mempersiapkan skuadnya menghadapi Liga Champions musim depan. Jika Arteta tidak total menyiapkan skuadnya, maka jangan harap Arsenal bisa kembali masuk pada babak-babak akhir. 

Malam itu raut wajah Arteta memang terlihat tenang. Namun hatinya mungkin merasakan rasa pedih pada saat gelar sudah dalam genggaman kedua tangannya, tetapi harus lepas kembali direngut oleh lawan. 

Malah malam itu dia juga masih sempat mengajak tim asuhannya mendekati tribun yang dipenuhi oleh para suporter Arsenal yang tetap mendukung dengan tepuk tangan mereka, walaupun mata mereka basah dengan tangisan. 

Wajah-wajah pemain Arsenal yang lesu dan lelah. Namun mereka tetap tegak berjalan ke podium untuk menerima medali dari Presiden UEFA. 

Drama final Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena Budapest, Sabtu (30/5/26) itu bagi Paris Saint Germain merupakan keberhasilan mereka mempertahankan gelar yang direbut pada musim kompetisi tahun sebelumnya. 

PSG menjadi tim pertama yang berhasil mempertahankan gelar ini sejak Real Madrid melakukan hal yang sama antara tahun 2015 dan 2018 yang berhasil mempertahankan trofi Eropa tersebut. 

Malam itu pertahanan Arsenal sangat tangguh dengan berlapis antar lini yang menyulitkan penetrasi pemain-pemain PSG masuk ke area penalti Arsenal. 

Ini jauh berbeda dari kemenangan telak 5-0 yang diraih Paris Saint-Germain ketika mereka menang telak melawan Inter Milan dalam final tahun lalu. 

Ketangguhan pertahanan Arsenal ini yang membuat mereka tidak terkalahkan di Liga Champions. Begitu juga saat menghadapi PSG di final, hingga akhir pertandingan, mereka berhasil meredam serangan dahsyat PSG.

Kekalahan Arsenal dari PSG melalui drama adu penalti terasa kurang adil dan sangat menyakitkan. Namun hasil ini harus menjadi catatan bagi sosok Mikel Arteta bahwa bermain dengan pola pragmatis selalu berisiko seperti ini. 

Melihat kiprah Arsenal di final pada malam itu seakan momen ironi dari pelatih Mikel Arteta yang sebelumnya gemar dengan pola menyerang, kini berubah pada pola bertahan total dengan mengandalkan serangan balik. 

Pola bertahan seperti ini bolehlah meraih hasil karena mereka mampu menahan para penyerang PSG sampai 120 menit dan memaksakan mereka untuk adu penalti. 

Namun jika pola permainan ini akan diterapkan pada kompetisi musim depan, baik di Premier League atau di Liga Champions, maka jangan berharap Mikel Arteta bisa berhasil mencapai prestasi seperti yang saat ini dia raih. 

Salam olahraga @hensa17. 

***** 



Wednesday, August 17, 2022

Pujian Mikel Arteta untuk Gabriel Jesus

 

Foto Arsenal selebrasi gol (Sumber : Skysports).

Mikel Arteta manajer Arsenal memberikan pujian kepada penyerang Arsenal asal Brasil, Gabriel Jesus yang bermain luar biasa ketika berhadapan melawan Leicester City di Emirates Stadium London, Sabtu (13/8//22). 

Dalam laga perdana kompetisi pada pekan lalu, di kandang Crystal Palace, Jesus juga tampil mengesankan walaupun tanpa mencetak gol dalam debut kompetitif Gunners melawan tuan rumah.

BACA JUGA : Cristiano Ronaldo Tetap Ingin Pergi dari Old Trafford. 

Mantan striker Manchester City akhirnya tidak terbendung mencetak dua gol di Emirates Stadium London dengan performa luar biasa.

Usai laga tersebut pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan keterangan kepada awak media bahwa dirinya sangat membutuhkan seorang striker seperti Gabriel Jesus seperti dilansir Skysports.

"Kami tahu apa yang bisa dilakukan Gabby. Dia mencetak dua gol dan memberi dua assis.

"Gabby kecewa karena dia mengatakan dia bisa mencetak empat gol.

"Mentalitas seperti itulah yang Anda butuhkan. Dia sangat mobile, intuitif, tajam, dan proaktif di setiap saat." Kata Arteta dilansir Skysports.com (13/8/22).

Performa Gabriel Jesus Ancaman City?

Performa Gabriel Jesus tersebut seakan memberikan sinyal ancaman nyata bagi para pesaing-pesaing The Gunners di kompetisi liga pada musim ini.

Pemain Brasil itu tidak mendapatkan tempat dalam skuad Manchester City asuhan Pep Guardiola.

Sehingga pada musim ini Gabriel Jesus pindah dan mendarat di Emirates London. City lebih memilih striker baru dengan merekrut Erling Haaland dari Dormund.

Penampilan Gabriel pada laga melawan Leicester tersebut tentu menjadi catatan yang tidak boleh diabaikan.

Terutama Skuad asuhan Pep Guardiola harus waspada menghadapi Arsenal ketika dua tim ini saling berhadapan pada waktunya.

Pada match kedua Premier League tersebut Arsenal memilih starting eleven yang sama dalam dua pertandingan pertama mereka di Liga Inggris.

Ini adalah untuk pertama kalinya sejak musim kompetisi pada tahun 2004-05. Saat itu mereka juga memenangkan dua pertandingan pertama mereka pada musim itu.

Catatan lain yang direkam oleh Opta melalui Twitter.com/OptaJoe (13/8/22), kemenangan ini sejak awal musim lalu menunjukkan rekor.

Tidak ada tim yang mencetak lebih banyak gol Liga Inggris dari sepak pojok daripada Arsenal yaitu sebanyak 15 gol.

Sementara itu Gabriel Jesus menjadi pemain Brasil ke-12 yang mencetak gol Liga Premier untuk Arsenal, terbanyak dari tim mana pun dalam sejarah kompetisi Premier League.

Jesus adalah pemain pertama yang mencetak lebih dari satu gol pada debut kandangnya di Liga Inggris untuk Arsenal.

Begitu pula dengan dua assisnya, Jesus adalah pemain Arsenal pertama yang mencetak dan membantu dua gol atau lebih dalam pertandingan Liga Premier.

Sebelumnya sosok Theo Walcott memberikan catatan rekor ketika melawan Newcastle pada Desember 2012 dengan mencetak tiga gol, dua assis.

Mari kita tunggu Gabriel Jesus bermain dalam laga-laga Arsenal berikutnya. Apakah striker baru The Gunners ini tetap konsisten mencetak gol? Menarik untuk ditunggu.

Salam bola @hensa.


Arsenal Menang 4-2 atas Leicester di Emirates Stadium

 

Sumber Foto Gabriel Jesus: Skysports

Arsenal meraih kemenangan kedua di Premier League. Gabriel Jesus tampil luar biasa dengan mencetak dua gol kompetitif pertamanya untuk Arsenal dan kemudian membuat dua assist dalam kemenangan dramatis 4-2 atas Leicester pada sore yang terik di Emirates Stadium, Sabtu (13/8/22) pukul 15.00 Waktu setempat.

Mencetak dua gol dan dua asis memiliki arti penting bagi Gabriel Jesus dalam menghadapi laga-laga Arsenal berikutnya. Selain itu juga memberikan sinyal ancaman bagi lawan-lawan Arsenal di Premier League.

Pemain asal Brasil itu tidak terpengaruh oleh panas yang mencapai 33 derajat Celcius di London Utara pada sore itu. Ini adalah debutnya merumput di kandang Arsenal langsung dengan dua gol.

Drama 6 gol yang terjadi menunjukkan laga berlangsung sangat ketat dimana pasukan asuhan Brendan Rodgers sebagai tamu yang memberikan perlawanan bagi tuan rumah Arsenal.

Gol pertama Arsenal lahir dari kaki Jesus dengan tembakan brilian melalui bantuan sedikit defleksi pemain belakang Leicester pada menit ke-23.

Sedangkan gol kedua lahir 12 menit kemudian melalui sundulan kepala untuk keunggulan 2-0 Arsenal hingga turun minum.

Pada babak kedua dengan dua asisnya, Jesus berkontribusi pada gol yang dicetak oleh Granit Xhaka dan Gabriel Martinelli.

Sementara dua gol Leicester dicetak oleh James Madison dan gol bunuh diri dari bek tengah Arsenal, Wlliam Saliba.

Arsenal telah menorehkan pencapaian luar biasa dengan meraih dua kemenangan beruntun di awal kompetisi Premier League.

Dalam laga ini yang menjadi sorotan adalah penampilan striker Gabriel Jesus yang didatangkan dari Manchester City. Pemain Brasil ini semakin tajam dalam mencetak gol.

Hal ini menjadi ancaman serius tim-tim yang berada di kompetisi ini terutama bagi mantan klubnya Manchester City. Pep Guardiola melepas Jesus karena mendatangkan Erling Haaland dari Borussia Dortmund.

Dengan kemenangan ini Arsenal langsung menempati posisi kedua klasemen dengan 6 poin di bawah juara bertahan Manchester City yang berada di puncak dengan 6 poin.

Selamat untuk The Gunners Arsenal atas pencapaiannya di dua laga awal kompetisi Premier League.

Salam bola @hensa.


Tuesday, July 26, 2022

Usai Dibantai Arsenal pada Laga Pra-Musim, Thomas Tuchel Pesimis Hadapi Premier League

 

Pematih Chelsea, Thomas Tuchel (Foto Getty Images). 

Thomas Tuchel patut merasakan galau tingkat tinggi atas hasil laga persahabatan melawan The Gunners tersebut, mengingat skuad yang diturunkan adalah yang terbaik. 

"Mereka bermain, saya pikir susunan dan struktur terkuat mereka yang Anda lihat sekarang selama beberapa minggu. Ini adalah susunan pemain yang akan mereka coba mulai untuk pertandingan Liga Premier." Demikian katanya seperti dilansir BBC.com tersebut di atas. 

Formasi yang diturunkan Tuchel menggunakan 4-2-3-1 dengan Timo Werner sebagai penyerang tunggal. Didampingi 3 penyerang kelas satu mereka, Raheem Sterling, Mason Mount, dan Kai Havertz. 

Sebagai duet pivot Tuchel menurunkan Jorginho dan Conor Gallagher. Duet yang sangat kokoh ketika bertahan dan serasi dalam transisi menyerang. Kurang apa dengan Jorginho dan Gallagher ini. Mereka adalah pemain kelas atas. 

Demikian pula dengan 4 bek dengan komposisi Thiago Silva dan Trevoh Chalobah, duet bek tengah. Didampingi duet full back, Reece James dan Emerson. Mereka membentengi kiper tangguh Edouard Mendy. 

Bukankah itu adalah formasi utama Chelsea yang tampaknya sebagai formasi yang sangat diandalkan Thomas Tuchel dalam menghadapi kompetisi nanti. 

Tidak bisa dibayangkan bagaimana perasaan Tuchel ketika formasi andalannya itu dibantai 4 gol tanpa balas. Lini belakang keropos dengan kebobolan 4 gol dan lini depan tumpul tanpa mempu membobol gawang lawan. 

Bos Chelsea ini semakin menyadari bagaimana gambaran dari kekalahan ini 4 gol tanpa balas. Hal ini berarti Chelsea sudah jauh berada di belakang level dari rival mereka yaitu pemegang gelar Manchester City dan Liverpool. 

Kondisi yang sangat darurat yang harus dibenahi Thomas Tuchel dalam dua pekan ke depan. apakah pelatih asal Jerman ini mampu? 

Tuchel juga sempat mempertanyakan komitmen sosok Timo Warner yang muali bermain ogah-ogahan. Bahkan Tuchel merasa heran dengan pemain muda yang satu negara ini merasa tidak bahagia bersama Chelsea. 

Padahal klub kaya seperti Chelsea menjadi impian bagi pemain-pemain muda di Dunia. Namun bagi Timo Werner malah justru klub ini yang membuat dirinya tidak bahagia. 

Berbeda dengan rasa gusar Tuchel, manajer Arsenal, Mikel Arteta tampak penuh dengan senyum gembira dengan kemenangan telak tersebut. 

Hal itu wajar karena pemain baru mereka seperti Gabriel Jesus sudah langsung memperlihatkan ketajamannya mencetak gol dalam laga pra musim mereka. 

Begitu pula pemain-pemain lama, Martin Odegaard, Bukayo Saka dan Albert Sambi Lokonga semuanya menjadi pencetak gol ke gawang Chelsea malam itu di Orlando.

Dalam Tur Pra-musim di Amerika Serikat, Chelsea sudah melakukan pertandingan 4 kali yaitu menang 2-1 atas Club America, kalah 3-5 adu penalti dari Charlotte setelah main 1-1 di waktu normal, dan kalah 0-4 dari Arsenal. 

Jadwal The Blues selanjutnya adalah menghadapi Udinese pada 30 Juli 2022 sebagai uji coba yang terakhir sebelum berkiprah padalaga perdana Premier League musim baru 6 Agustus 2022 menghadapi Everton. 

Selamat bekerja Tuan Tuchel dalam waktu yang mendesak ini untuk membenahi skuad asuhannya, The Blues Chelsea. Premier League sudah dimulai pada 6 Agustus 2022. 

Salam bola @hensa. 

Thomas Tuchel Kecewa Chelsea Dibantai Arsenal 4 Gol Tanpa Balas

 

Thiago Silva tidak mampu mencegah Gabriel Jesus mencetakgol perdana Arsenal ke gawang Chelsea (Foto Skysports).

Dalam laga pra-musim yang berlangsung di Orlando Amerika Serikat, Sabtu (24/7/22), Chelsea harus menelan kekalahan 4 gol tanpa balas dari rival satu Kota London, Arsenal. 

Walaupun ini laga persahabatan pra-musim, namun Thomas Tuchel sangat kecewa dengan penampilan tim asuhannya. Hal itu bisa dimaklumi karena mereka tengah mempersiapkan tim untuk menghadapi kompetisi Premier League musim baru. 

"Hasil pertandingan hari ini, sebaiknya tidak dikaitkan dengan dua tim yang ada di atas kami itu. Kami saja kalah sama tim yang tidak bermain di Liga Champions musim depan dan mereka tampil sangat baik jauh di atas kami," paparnya dilansir dari BBC.com (24/7/22). 

Pelatih asal Jerman itu sangat marah setelah dia melihat timnya kalah 4-0 dari Arsenal di pertandingan terakhir tur pra-musim mereka di AS pada Sabtu malam lalu. 

Kekalahan 4 gol tanpa balas dari Arsenal malam itu telah menimbulkan pertanyaan bagi Tuchel, di mana komitmen para pemain dalam laga tersebut. 

Bos Chelsea Thomas Tuchel telah memperingatkan timnya tidak akan kompetitif di papan atas Liga Premier tanpa semangat dari para pemainnya. 

Begitu pula kehadiran pemain-pemain berkualitas sangat diperlukan. Memang ada Raheem Sterling dan Kalidou Koulibaly telah pindah ke Stamford Bridge musim panas ini. 

Namun itu tidak cukup karena dengan kepergian beberapa pemain kunci The Blues, membuat Tuchel sangat membutuhkan lebih banyak lagi "kualitas" pemain pengganti mereka dalam skuadnya. 

Salam bola @hensa. 


Tuesday, December 24, 2013

"King Henry" Ingin Kembali ke Arsenal


Foto : GLOBALCOOL/Kompas.com


LONDON, KOMPAS.com — Striker New York Red Bulls, Thierry Henry, mengaku senang jika bisa kembali ke Arsenal. Pemain asal Perancis itu pun tidak menampik keinginan untuk melatih skuad The Gunners.

Henry merupakan pencetak rekor gol terbanyak di Arsenal dengan torehan 228 gol. Dia juga merupakan salah satu pemain yang merasakan gelar terakhir juara Arsenal, yakni Piala FA 2005.

Pada 2007, Henry kemudian hijrah ke Barcelona. Seusai membawa skuad Blaugrana meraih gelar juara Liga BBVA pada 2010, dia kemudian melajutkan kariernya di Major League Soccer (MLS) bersama New York Red Bulls.

"Aku akan senang berada dalam situasi pertandingan dan seperti yang sudah aku katakan berkali-kali, semoga itu bisa terjadi di Arsenal," ungkap Henry.

"Apa yang akan aku lakukan? Aku tidak tahu apakah nanti akan melatih. Aku benar-benar belum tahu. Aku mencoba mengakhiri karier, di mana itu merupakan sesuatu yang sedang aku lakukan sekarang."

"Ini adalah tahun terakhirku. Aku tidak berkata aku akan pensiun. Aku mengatakan ini merupakan tahun terakhirku dalam kontrak (bersama Red Bulls)," tambahnya.

Ketika ditanya apakah dirinya bersedia melatih Arsenal, Henry mengatakan, "Aku tidak tahu. Aku yakin jika Anda menanyakan kepada fans Arsenal, mereka akan senang menjadi pelatih Arsenal. Tetapi, aku tidak tahu."

"Anda perlu melakukan beberapa hal sebelum melakukan itu. Anda tidak dapat berpura-pura bisa dan kemudian menjadi pelatih. Ini pekerjaan yang sangat sulit."

"Mimpi bagiku mungkin adalah kembali ke Arsenal. Sisanya akan kita lihat, tetapi jelas aku memang bermimpi untuk kembali ke Arsenal," tukas Henry.
Penulis: Ary Wibowo 
Sumber :




Wednesday, March 27, 2013

Perburuan Empat Besar Dimulai Lagi



Foto Getty Image

Jakarta - Dengan Manchester United nyaman duduk di puncak, persaingan di Liga Inggris kini memanas dalam perebutan tiket Liga Champions. Chelsea, Tottenham Hotspurs, Arsenal sampai Everton masih punya kans ke empat besar.

Mengumpulkan 74 poin, MU tak terusik di posisi teratas klasemen sementaraPremier LeagueThe Red Devils unggul 15 angka dari Manchester City yang ada di bawahnya, yang membuat Wayne Rooney dkk dijagokan akan bisa merebut gelar juara di musim 2012/2013 ini.

Peluang MU menjaga keunggulan poin mereka terbuka lebar di akhir pekan ini. Meski harus menjalani laga tandang, klub yang akan dihadapi 'cuma' Sunderland yang kini ada di urutan 15. Di sisi lain, The Citizens akan menghadapi laga yang berpotensi menyulitkan dengan menjamu Newcastle United.

Jika duo Manchester sudah terpaut sangat jauh, tidak demikian dengan klub-klub di bawahnya, yang masih sengit bertarung memperebutkan posisi empat besar. Antara Chelsea yang ada di posisi tiga hingga Everton di urutan enam hanya terpaut tujuh angka saja. 

Duduk di posisi tiga dengan poin 55, Chelsea akan bertandang ke Southampton di akhir pekan ini. The Bluesyang mulai stabil penampilannya bakal dihadapkan pada pilihan untuk fokus mengejar tiket empat besar atau Piala FA. Skuat besutan Rafael Benitez itu akan bentrok dengan Manchester United tengah pekan depan dalam laga replay babak perempatfinal.

Southampton juga tidak bisa dipandang sebelah mata oleh 'Si Biru'. Di laga terakhirnya sebelum jeda internasional mereka memetik kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1 atas Liverpool.

Jika sampai imbang apalagi kalah, Chelsea akan digusur oleh Tottenham Hotspur yang kali ini melawat ke Swansea City. The Lilywahites yang kini menempati urutan empat dengan 54 poin berambisi untuk kembali ke posisi tiga klasemen setelah pekan lalu harus merelakannya lepas menyusul kekalahan dari Fulham. Faktanya, Spurs kini juga tengah dalam tren buruk karena selalu kalah dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Dari Emirates Stadium, Arsenal akan berupaya menjaga jarak aman dari urutan empat saat menjamu Reading. The Gunners kini masih diterpa masalah inkonsistensi, namun menghadapi Reading yang berada di urutan 19 dan baru melakukan pergantian pelatih, tuan rumah dijagokan bisa meraih kemenangan yang dibutuhkan.

Di urutan enam dengan poin 48, Everton juga tak mau kesempatan dapat tiket Liga Champions hilang cepat-cepat. Dan untuk menjaga asa tersebut, The Toffees akan menjamu Stoke City.


Jadwal Liga Inggris akhrir pekan ini.


Doni Wahyudi - detikSport
http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/03/27/130945/2205098/72/perburuan-empat-besar-dimulai-lagi?b99220270

( din / mrp )