Mohamed Salah beraksi dalam laga Mesir melawan Argentina (Foto Reuters/Amanda Perobelli).
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat (USA), Kanada dan Meksiko sudah memasuki babak 8 besar yang dimulai pada Jumat dini hari pukul 03.00 WIB. Jadwal yang sudah dirilis di babak perempat final adalah Prancis Vs Maroko, Spanyol Vs Belgia, Inggris Vs Norwegia dan Argentina Vs Swiss.
Pada fase ini masih ada 4 tim yang pernah meraih gelar juara yaitu Prancis, Spanyol, Inggris dan Argentina. Uniknya 4 tim tersebut tidak saling berhadapat di babak 8 besar sehingga ada kemungkinan mereka baru saling berhadapan di babak semi final.
Apakah ini skenario sutradara dari drama Piala Dunia atau memang sesuai dengan perjalanan normal sebuah tim di turnamen tersebut? Sejauh ini kejadian-kejadian yang hadir dalam pentas Piala Dunia 2026 ini banyak menimbulkan pertanyaan bagi penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Paling tidak ada dua kejadian yang sangat kontroversial dalam penghelatan Piala Dunia 2026 yaitu tentang kartu merah pemain USA, Folarin Balogun dan laga dramatis Argentina Vs Mesir. Yuk kita simak bahasan tuntas yang disajikan dalam artikel ini.
Kartu Merah Folarin Balogun
Amerika Serikat sebagai tuan rumah sangat berambisi bisa lolos sampai babak final walaupun mereka menyadari bahwa perjalanan menuju ke sana sangat berat.
Mereka semakin menyadari jalan itu terjal ketika dua tuan rumah lainnya yaitu Meksiko dan Kanada akhirnya gugur di babak 16 besar. Kanada kalah dari Maroko, Meksiko kalah dari Inggris dan Amerika Serikat kalah dari Belgia.
Sebelum laga 16 besar, pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun mendapatkan kartu merah saat berlaga menghadapi Bosnia di fase 32 besar. Pemian ini adalah sosok penting dalam skuad Amerika Serikat asuhan pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino.
Terkait kartu merah pemain tersebut, Presiden FIFA, Infantino mengaku sempat dihubungi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Lalu tiba-tiba saja sanksi kartu merah Folarin Balogun, ditangguhkan oleh Komisi Disiplin FIFA.
Dalam keterangan selanjutnya Infantino menyebut bahwa penangguhan itu sepenuhnya keputusan Komite Disiplin. Baginya, keputusan komite ini harus dihormati.
Namun Infantino tidak menjelaskan siapa yang meminta adanya sidang Komite Disiplin. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa penangguhan kartu merah tersebut mungkin karena Infantino sempat dihubungi Donald Trump.
Drama kartu merah ini untungnya tidak mempengaruhi performa skuad Belgia yang harus berhadpan lawan taun rumah. Mereka akhirnya menang telak 4-1 atas Amerika Serikat, sekaligus mengubur impain terakhir dari 3 tuan rumah Piala Dunia 2026.
Drama Laga Argentina Vs Mesir
Laga ini juga menjadi buah bibir para penggemar di seluruh dunia. Mesir saat itu masih unggul 2-0 sampai laga berlangsung memasuki menit ke-79, ketika Christian Romero memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Hanya 4 menit setelah gol tersebut, Lionel Messi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Lalu pada masa injury time menit ke-2, Enzo Fernandes membawa Argentina unggul 3-2 atas Mesir dan lolos ke babak 8 besar.
Namun pada laga tersebut ada kejanggalan yang sangat nyata terlihat bahwa setelah penijauan VAR, keputusan wasit yang menganulir gol kedua Mesir karena adanya pelanggaran kepada Lisandro Marinez, menjadi perdebatan.
Jika gol kedua Mesir dianulir oleh VAR, maka kejadian serupa juga seharusnya diterapkan pada skuad Argentina. Wasit mestinya menganulir gol Enzo Fernandez karena sebelumnya terjadi pelanggaran.
Namun saat itu wasit malah dinilai abai karena tidak memeriksa pelanggaran nyata yang dilakukan Alexis Mac Allister kepada Mohamed Salah, dalam proses sebelum Fernandez mencetak gol kemenangan 3-2 di masa injury time.
Pelanggaran terhadap Mo Salah itu terjadi di kotak penalti, maka jika hal itu diperiksa oleh VAR, wasit seharusnya memberikan tendangan penalti kepada Mesir.
Namun hal itu tidak pernah dilakukan wasit dan tim VAR. Sungguh ini sebuah insiden sangat memalukan bagi para perangkat pengadil di lapangan.
Apakah hal tersebut menggambarkan adanya konspirasi tingkat tinggi? Entahlah. Piala Dunia 2026 masih terus berlanjut hingga babak final nanti.
Kita sebagai penonton hanya bisa menunggu adegan demi adegan dalam setiap fase skenario yang sudah dibuat oleh sutradara dari drama Piala Dunia 2026. Apakah akan ada plot twist pada babak final nanti? Wait and see.
Salam sepak bola @hensa17.
*****
