Piala Dunia 2026 sudah memasuki babak semi final yang diawali laga Les Bleus Prancis menghadapi La Roja Spanyol pada Rabu (15/7/26) pukul 02.00 WIB dini hari dilanjutkan laga Argentina lawan Inggris, Kamis (16/7/26) pukul 02.00 WIB dini hari.
Adanya 4 tim yang sudah resmi lolos ke semi final tersebut yaitu Prancis, Spanyol, Argentina dan Inggris sekaligus memastikan bahwa juara dunia belum melahirkan Juara Baru di Piala Dunia 2026. Empat tim tersebut adalah mantan juara Piala Dunia.
Melihat performa 4 tim yang lolos ke babak semi final, mereka memang sangat layak berada di sana dengan kekuatan dan penampilan yang memiliki level lebih tinggi dibandingkan lawan-lawan mereka.
Pada 4 besar ini, skuad Albiceleste, Argentina, Sang Juara bertahan dikepung oleh 3 tim dari Eropa. Sementara itu Lionel Messi masih menjadi sosok perhatian dunia dengan aksinya memimpin top skor sejauh ini dengan 8 gol.
Menjelang laga semi final antara Prancis dan Spanyol yang banyak orang menganggap ini adalah pertemuan kepagian bagi mereka, diperkirakan bisa menghadirkan pertarungan yang ketat.
Prancis adalah skuad finalis Piala Dunia 2022 di Qatar dan mereka saat ini jauh lebih diunggulkan oleh banyak pengamat karena performa dan konsistensi permainan Les Bleus selama babak sebelumnya.
Namun demikian, Spanyol juga sudah membuktikan sebagai tim yang tidak bisa diremehkan dengan torehan mereka lolos ke semi final kali ini.
Bicara Data Statistik Performa Prancis dan Spanyol di Piala Dunia 2026
Selama ajang Piala Dunia 2026 kedua tim sudah memainkan 6 laga dari sejak fase grup sampai perempat final yaitu 3 laga di fase grup dan 3 laga di fase knock out. Prancis berhasil menyapu bersih 6 laga tersebut dengan kemenangan sedangkan Spanyol sempat ditahan imbang oleh Tanjung Verde di fase grup.
Merujuk pada data statistik Sofascore, menyebutkan bahwa rerata rating pemain-pemain Prancis memiliki nilai 7,16 lebih baik dari pemain-pemain Spanyol yaitu 7,11.
Meskipun angka itu tipis, tapi bisa dilihat dari produktivitas gol Prancis lebih tinggi dari Spanyol. Prancis berhasil mencetak total 16 gol, sedangkan Spanyol hanya mencetak 11 gol.
Gawang Prancis kebobolan lebih banyak yaitu 2 gol dibandingkan Spanyol yang hanya 1 gol. Skuad asuhan Didier Deschamps ini memiliki produktivitas sebanyak 14 gol lebih tinggi dari Spanyol yang hanya memiliki surplus 10 gol.
Sekarang mari kita bandingkan performa para penyerang mereka. Prancis dalam menyerang memiliki tembakan on target sebanyak rerata 7,8 per laga sementara Spanyol hanya memiliki tembakan tepat sasaran sebanyak 6,7 tembakan per laga.
Dalam hal jumlah asis yang mereka miliki, Prancis lebih unggul dengan 14 asis sedangkan Spanyol hanya 8 asis. Begitu pula dalam jumlah gol per laga Prancis lebih unggul dengan rata-rata 2,7 gol dibandingkan Spanyol yang hanya 1,8 gol.
Kemampuan pertahanan Prancis dan Spanyol bisa kita lihat data statistik mereka. Gawang Prancis memiliki clean sheet sebanyak 4 laga sementara Spanyol lebih unggul dengan tidak kebobolan dalam 5 laga.
Kebobolan hanya dengan 1 gol membuat skuad Spanyol mengungguli Prancis yang kebobolan dengan 2 gol. Pertahanan Spanyol terlihat lebih kokoh dibandingkan dengan Prancis.
Hal ini menjadi menarik saat mereka bertanding dimana bertemunya kekuatan penyerang Prancis yang produktif menghadapi pertahanan Spanyol yang solid.
Kylian Mbappe, Ousmane Dembelle, Michael Olise, dan Desire Doue menghadapi solidnya pertahan Spanyol dengan kuartet Dean Huijsen, Robin Le Normand, Marc Cucurella dan Pedro Porro.
Juga sengitnya duel di lapangan tengah dimana duet pivot mereka saling berhadapan. Manu Kone dan Adrien Rabiot berhadapan dengan duet Spanyol, Martin Zubimendi dan Pedri.
Namun demikian Prancis unggul dalam intercep bola di lapangan tengah. Mereka berhasil memotong bola rerata sebanyak 8,5 intercep per laga sedangkan Spanyol memiliki intercep sebanyak 7,5 per laga.
Begitu pula kemampuan ball clearances per games. Prancis unggul dengan rerata 18,7 per laga dibandingkan Spanyol yang hanya 15 per laga.
Kiper Prancis, Mike Maignan berhasil melakukan penyelamatan gawangnya dari kebobolan sebanyak rata-rata 1,5 save per laga sementara kiper Spanyol, Unai Simon hanya punya rata-rata 1,2 save per laga.
Selama ini Spanyol menggunakan pola permainan dengan penguasaan bola yang lebih dominan. Mereka unggul jauh dalam hal tersebut dengan 65,8 persen ball possesion terhadap lawan-lawan mereka. Begitu juga akurasi passing para pemain Spanyol mencapai angka sebesar rerata 90,4 persen per laga.
Bandingkan dengan Prancis yang hanya memiliki penguasaan bola terhadap lawan-lawan mereka sebesar 58,5 persen dengan akurasi passing hanya sebesar rerata 88,4 persen per laga. Namun hal itu justru membuktikan bahwa permainan Prancis jauh lebih efektif dibandingkan dengan Spanyol.
Dengan data performa kedua tim tersebut, maka Anda bisa memberikan prediksi, apakah Prancis ataukah Spanyol yang hadir dalam partai final Piala Dunia 2026. Silakan berikan pendapat sobat-sobat di kolom komentar.
Salam olahraga @hensa17.
*****

No comments:
Post a Comment