Showing posts with label prancis. Show all posts
Showing posts with label prancis. Show all posts

Thursday, July 23, 2026

Piala Dunia 2026, Membedah Data Statistik Semifinal Prancis vs Spanyol

Kylian Mbappe, bintan Prancis di Piala Dunia 2026 (Sumber AFP/Franck Fife). 

Piala Dunia 2026 sudah memasuki babak semi final yang diawali laga Les Bleus Prancis menghadapi La Roja Spanyol pada Rabu (15/7/26) pukul 02.00 WIB dini hari dilanjutkan laga Argentina lawan Inggris, Kamis (16/7/26) pukul 02.00 WIB dini hari. 

Adanya 4 tim yang sudah resmi lolos ke semi final tersebut yaitu Prancis, Spanyol, Argentina dan Inggris sekaligus memastikan bahwa juara dunia belum melahirkan Juara Baru di Piala Dunia 2026. Empat tim tersebut adalah mantan juara Piala Dunia

Melihat performa 4 tim yang lolos ke babak semi final, mereka memang sangat layak berada di sana dengan kekuatan dan penampilan yang memiliki level lebih tinggi dibandingkan lawan-lawan mereka. 

Pada 4 besar ini, skuad Albiceleste, Argentina, Sang Juara bertahan dikepung oleh 3 tim dari Eropa. Sementara itu Lionel Messi masih menjadi sosok perhatian dunia dengan aksinya memimpin top skor sejauh ini dengan 8 gol. 

Menjelang laga semi final antara Prancis dan Spanyol yang banyak orang menganggap ini adalah pertemuan kepagian bagi mereka, diperkirakan bisa menghadirkan pertarungan yang ketat. 

Prancis adalah skuad finalis Piala Dunia 2022 di Qatar dan mereka saat ini jauh lebih diunggulkan oleh banyak pengamat karena performa dan konsistensi permainan Les Bleus selama babak sebelumnya. 

Namun demikian, Spanyol juga sudah membuktikan sebagai tim yang tidak bisa diremehkan dengan torehan mereka lolos ke semi final kali ini. 

Bicara Data Statistik Performa Prancis dan Spanyol di Piala Dunia 2026

Selama ajang Piala Dunia 2026 kedua tim sudah memainkan 6 laga dari sejak fase grup sampai perempat final yaitu 3 laga di fase grup dan 3 laga di fase knock out. Prancis berhasil menyapu bersih 6 laga tersebut dengan kemenangan sedangkan Spanyol sempat ditahan imbang oleh Tanjung Verde di fase grup. 

Merujuk pada data statistik Sofascore, menyebutkan bahwa rerata rating pemain-pemain Prancis memiliki nilai 7,16 lebih baik dari pemain-pemain Spanyol yaitu 7,11. 

Meskipun angka itu tipis, tapi bisa dilihat dari produktivitas gol Prancis lebih tinggi dari Spanyol. Prancis berhasil mencetak total 16 gol, sedangkan Spanyol hanya mencetak 11 gol. 

Gawang Prancis kebobolan lebih banyak yaitu 2 gol dibandingkan Spanyol yang hanya 1 gol. Skuad asuhan Didier Deschamps ini memiliki produktivitas sebanyak 14 gol lebih tinggi dari Spanyol yang hanya memiliki surplus 10 gol. 

Sekarang mari kita bandingkan performa para penyerang mereka. Prancis dalam menyerang memiliki tembakan on target sebanyak rerata 7,8 per laga sementara Spanyol hanya memiliki tembakan tepat sasaran sebanyak 6,7 tembakan per laga. 

Dalam hal jumlah asis yang mereka miliki, Prancis lebih unggul dengan 14 asis sedangkan Spanyol hanya 8 asis. Begitu pula dalam jumlah gol per laga Prancis lebih unggul dengan rata-rata 2,7 gol dibandingkan Spanyol yang hanya 1,8 gol. 

Kemampuan pertahanan Prancis dan Spanyol bisa kita lihat data statistik mereka. Gawang Prancis memiliki clean sheet sebanyak 4 laga sementara Spanyol lebih unggul dengan tidak kebobolan dalam 5 laga. 

Kebobolan hanya dengan 1 gol membuat skuad Spanyol mengungguli Prancis yang kebobolan dengan 2 gol. Pertahanan Spanyol terlihat lebih kokoh dibandingkan dengan Prancis. 

Hal ini menjadi menarik saat mereka bertanding dimana bertemunya kekuatan penyerang Prancis yang produktif menghadapi pertahanan Spanyol yang solid. 

Kylian Mbappe, Ousmane Dembelle, Michael Olise, dan Desire Doue menghadapi solidnya pertahan Spanyol dengan kuartet Dean Huijsen, Robin Le Normand, Marc Cucurella dan Pedro Porro. 

Juga sengitnya duel di lapangan tengah dimana duet pivot mereka saling berhadapan. Manu Kone dan Adrien Rabiot berhadapan dengan duet Spanyol, Martin Zubimendi dan Pedri. 

Namun demikian Prancis unggul dalam intercep bola di lapangan tengah. Mereka berhasil memotong bola rerata sebanyak 8,5 intercep per laga sedangkan Spanyol memiliki intercep sebanyak 7,5 per laga. 

Begitu pula kemampuan ball clearances per games. Prancis unggul dengan rerata 18,7 per laga dibandingkan Spanyol yang hanya 15 per laga. 

Kiper Prancis, Mike Maignan berhasil melakukan penyelamatan gawangnya dari kebobolan sebanyak rata-rata 1,5 save per laga sementara kiper Spanyol, Unai Simon hanya punya rata-rata 1,2 save per laga. 

Selama ini Spanyol menggunakan pola permainan dengan penguasaan bola yang lebih dominan. Mereka unggul jauh dalam hal tersebut dengan 65,8 persen ball possesion terhadap lawan-lawan mereka. Begitu juga akurasi passing para pemain Spanyol mencapai angka sebesar rerata 90,4 persen per laga. 

Bandingkan dengan Prancis yang hanya memiliki penguasaan bola terhadap lawan-lawan mereka sebesar 58,5 persen dengan akurasi passing hanya sebesar rerata 88,4 persen per laga. Namun hal itu justru membuktikan bahwa permainan Prancis jauh lebih efektif dibandingkan dengan Spanyol. 

Dengan data performa kedua tim tersebut, maka Anda bisa memberikan prediksi, apakah Prancis ataukah Spanyol yang hadir dalam partai final Piala Dunia 2026. Silakan berikan pendapat sobat-sobat di kolom komentar. 

Salam olahraga @hensa17. 

*****

Thursday, December 15, 2022

Ronaldo Remehkan Argentina Jagokan Prancis

 

Messi dan Tim Argentina (Foto Skysports).

Ronaldo yang bernama lengkap Luis Nazario de Lima memberikan keterangan tentang kemungkinan Argentina meraih juara Piala Dunia 2022. 

Apalagi pada semi final Tim Tango berhasil mengalahkan Kroasia dengan 3 gol tanpa balas. Tim asal Balkan dengan julukan Vatreni ini banyak yang menilai sangat konsisten permainannya selama ajang ini berlangsung. 

Laga semi final tersebut juga menyuguhkan performa Messi yang semakin meningkat permainannya menuju final.

Ronaldo sempat memberikan penilaian tentang sosok pemegang 7 Ballon d'Or itu. Menurutnya Messi sangat fokus untuk memenangkan Piala Dunia.

Wajar baginya ini adalah Piala Dunianya yang terakhir seiring usianya yang sudah mencapai 35 tahun. Begitu pula dalam sejarah karirnya Messi belum pernah mempersembahkan trofi terbesar sepak bola Dunia ini.

Impian meraih juara Piala Dunia 2022 sekaligus membuat Messi bisa sejajar bersama seniornya Diego Maradona sebagai Super Star Argentina yang pernah meraih Piala Dunia.

Namun menurut Ronaldo Argentina tidak akan meraih gelar Piala Dunia 2022. Jika dalam laga final mereka bertemu dengan Prancis, maka skuad Les Bleus jauh lebih unggul dari mereka. 

"Saya akan senang untuknya jika mereka menang, tetapi kami memiliki persaingan Brasil dan Argentina yang hebat.

Maka akan sedikit munafik jika saya mengatakan senang untuk Argentina meraih juara Piala Dunia." Demikian kata Ronaldo seperti lansir AS.com (12/12/22).

Pernyataan Ronaldo tersebut seakan mengesampingkan peluang Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022. Ronaldo lebih memegang Prancis yang jauh lebih layak sebagai kandidat juara.

Jika Prancis berhasil meraih juara hal itu sekaligus keberhasilan mereka mempertahan gelar yang mereka raih pada ajang ini edisi Piala Dunia 2018 di Rusia.

Les Bleus memiliki materi pemain-pemain yang merata. Termasuk di dalamnya ada sosok Kylian Mbappe yang semakin matang.

Sejauh ini Mbappe sudah mengoleksi 5 gol hingga babak perempat final. Jumlah gol yang sama yang saat ini juga Messi miliki.

Selain Mbappe, Prancis juga memiliki sosok Olivier Giroud yang mulai tajam pada ajang di Qatar ini. Giroud memiliki 4 gol bersaing dengan Messi dan Mbappe untuk meraih top skor Piala Dunia.

Selain mereka Prancis juga memiliki sosok Atoine Griezmann, Ousmane Dembele. Mereka adalah kuartet penyerang yang sangat agresif untuk mencetak gol.

Kiper tangguh yang bermain di Premier League, Hugo Lloris juga sosok elit dalam skuad ini. Duet bek tengah yang membentenginya, Raphael Varane dan William Saliba yang juga bermain di Premier League.

Skuad ideal Prancis dengan pemain-pemain kelas satu yang berasal dari Liga Elit Eropa membuat mereka sebagai unggulan kandidat juara.

Prancis harus menyingkirkan terlebih dulu tim Singa Atlas dari Afrika di babak semi final pada Kamis (15/12) pukul 02.00 WIB di Al Bayt Stadium. 

Tentang laga antara kedua tim, Ronaldo sempat bercanda dengan mengatakan : "Saya ingin Maroko menang, tapi saya rasa mereka tidak bisa. Prancis sangat kuat, kami telah melihatnya. Ini adalah tim yang paling difavoritkan," kata Ronaldo, seperti lansir dari AS.com (12/12/22).

Fakta tersebut memang nyata. Prancis menjadi unggulan untuk lolos dari hadangan Maroko. Ronaldo seakan meremehkan Singa Atlas tersebut.

Bisa saja Ronaldo tidak tahu kekuatan yang sebenarnya yang dimiliki skuad Maroko. Jika berkaca pada filosofi bola itu bundar, Maroko sudah membuktikannya.

Maroko sangat mengesankan dengan bermain baik dalam bertahan kokoh dan mereka berhasil mengejutkan Spanyol dan Portugal di babak 16 besar dan perempat final.

Singa Atlas juga selama fase grup tidak terkalahkan. Mereka berhasil menahan imbang Kroasia, menang 2-0 atas Belgia dan menang 2-1 atas Kanada.

Bahkan hingga saat ini gawang Maroko yang dikawal Yassine Bounou baru mengalami kebobolan hanya satu gol di ajang Piala Dunia 2022 ini. Itu pun terjadi sebagai akibat gol bunuh diri dari pemain bertahan mereka, Nayef Aguerd.

Perjalanan Maroko sejauh ini telah berhasil menorehkan sejarah baru. Mereka tercatat sebagai tim asal benua Afrika pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia.

Mungkinkah Ronaldo lupa pencapaian Maroko sejauh ini merupakan kerja keras yang menunjukkan karakter mereka sebagai sebuah tim yang memiliki karakter kuat. 

Pada akhir artikel ini mari kita dengar pernyataan pelatih Maroko yang tetap optimis kendati sering menerima cibiran memainkan sepak bola negatif.

"Kami tahu banyak jurnalis Eropa mengkritik gaya permainan kami dan mereka tidak menyukai kami yang bermain cerdik.

"Tetapi cara untuk menang tidak hanya satu. Saya pikir pada awalnya kami diberi peluang 0,01 persen untuk memenangkan Piala Dunia. Sekarang kami memiliki 0,03 persen. Ya kita akan menghancurkan statistik itu," demikian kata Walid Regragui seperti lansir dari Dailymail (13/12/22).

Ronaldo boleh saja meremehkan Maroko. Namun fakta di lapangan belum kita saksikan seberapa mampu skuad Les Bleus mampu menundukkan Sang Singa Atlas dari Afrika.

Mari kita saksikan saja laga semi final Prancis melawan Maroko pada semi final Piala Dunia 2022. Siapapun pemenangnya, lawan mereka adalah Argentina.

Salam bola @hensa.