Tuesday, July 8, 2014

Jerman Hati-hati Jangan Remehkan Brazil


Thiago Silva yang mungkin absen di semi final (Foto : brasil2014.kompas.com)

Oleh : Hendro Santoso
Saat ini mungkin untuk pertama kalinya Brazil diposisikan sebagai Tim underdog ketika menjumpai Jerman pada semi final Piala Dunia 2014, hanya karena Brazil tidak bisa diperkuat Neymar akibat cedera. Brazil dan Jerman akan berhadapan di Stadion Estadio Mineirao, Rabu 9 Juli 2014 dini hari pk. 03.00 WIB. Seperti sudah kita ketahui bahwa partai krusial ini akan minus Neymar yang mengalami cedera pada penutupan laga perempat final kala Brasil mengalahkan Kolombia 2-1.

Banyak pengamat Brazil tanpa Neymar adalah kesebelasan yang pincang karena selama ini Brazil selalu tergantung kepada Neymar. Fakta ini memang benar karena sejauh ini peran Neymar dalam Timnas Brazil sangat dominan sehingga publik Brasil mengkhawatirkan hilangnya Neymar dari skuat Luis Filipe Scolari akan melemahkan daya serang Brasil. Apalagi lawan yang akan dihadapi di partai semi final adalah Jerman, sebuah Tim yang sangat solid dan kolektif dalam kerja sama Tim. Apakah sedemikian menyedihkan kondisi Brazil saat ini sehingga harus menjadi Tim underdog?.

Menurut Ronaldo mantan bintang sepakbola Brazil berusia 37 tahun pemegang top skor Piala Dunia dengan 15 gol ini mengatakan bahwa Brasil memiliki keunikan yang jarang ditemukan pada negara lain. Brasil tidak pernah bergantung pada seorang pemain. Selecao telah membuktikan pada masa-masa sebelumnya tidak pernah tergantung kepada satu pemain.
“Pele pernah cedera pada Piala Dunia 1962 dan posisinya digantikan namun yang terjadi Brasil tetap memenangkan Piala Dunia,” ujar Ronaldo. “Jika Jerman menganggap Brasil akan melemah, mengalami gangguan apa lagi tak berdaya karena salah seorang pemainnya cedera, bahkan jika yang cedera itu Neymar, Jerman salah. Jerman salah dalam memahami tim Brasil,” demikian Ronaldo menambahkan seperti dilansir Goal. Negara dengan rekor trofi juara Piala Dunia terbanyak yang dipegang oleh Brasil (1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002) ini sekarang sedang diuji untuk mempertahankan kehormatan sejatinya sebagai pemegang Juara Dunia terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Sudah sebanyak 210 gol diciptakan oleh Tim Brazil selama Piala Dunia berlangsung dan rekor ini belum dipecahkan negara lain hingga saat ini.

Lihat tekad para Pemain Brazil lainnya yang mengatakan kami akan mempersembahkan Trophy Piala Dunia ini untuk Neymar. Dua ratus juta rakyat Brazil akan mendukung kesebelasannya baik yang hanya dengan doa maupun yang datang langsung ke Stadion. Tentu saja apa yang akan mereka lakukan sangat dasyat bagi kemenangan Brazil sebagai tuan rumah. Apapun juga akan dilakukan para Pemain Brazil untuk menjaga kehormatan negaranya.

Sekarang tergantung Sang Pelatih Mr Big Phil untuk meramu strategi apa yang akan diterapkan saat melawan Jerman nanti. Kecerdikan Big Phil untuk membangkitkan semangat juang para pemain Brazil juga sangat menentukan kemenangan Brazil pada semi final ini. Tidak perlu Jogoboneto, sepakbola sekarang adalah sepakbola hasil. Jogoboneto sendiri faktanya memang sudah ditinggalkan Tim Brazil selama Piala Dunia 2014 berlangsung ini bahkan seorang Van Gaal pun lebih suka menerapkan pola 5-3-2 yang diterapkan Belanda seperti saat melawan Timnas Spanyol, bukan total footballnya Belanda. Fenomena inilah yang harus diwaspadai Jerman.

Jerman hati-hati,jangan remehkan Brazil. Salam.

Daftar Bacaan : Goal.com, Republika.co.id

Bandung 7 Juli 2014.