Showing posts with label Liga Champions. Show all posts
Showing posts with label Liga Champions. Show all posts

Friday, May 3, 2013

MENGENAL KIPRAH BORUSSIA DORTMUND DI LIGA CHAMPIONS


Getty Images/Boris Streubel 

Oleh Hensa

Borussia Dortmund adalah klub Bundesliga yang tahun 2013 ini menjadi finalis Liga Champions bersama klub Bundesliga lainnya yaitu Bayern Muenchen pada 25 Mei 2013 di Wembley. Selama kiprah dalam ajang Liga Champions, Dortmund baru satu kali menjuarai ajang bergengsi ini yaitu pada tahun 1996-1997. Real Madrid telah menjuarai kompetisi ini sembilan kali dan menjadi yang terbanyak di seluruh Eropa. Tim-tim yang paling sukses berikutnya adalah AC Milan (7 kali juara), Liverpool FC (5 kali juara), FC Bayern München, AFC Ajax dan FC Barcelona (4 kali juara), Manchester United dan Internazionale Milan (3 kali juara).

Dibandingkan dengan klub besar lainnya, Dortmund memang klub dengan prestasi tidak begitu mentereng di Liga Champions bahkan jika dibandingkan dengan Bayern Muenchen calon lawannya di final tahun ini yang sudah pernah menjuarai kompetisi ini sebanyak 4 kali.  

Dalam semi-final Liga Champions edisi 2012/13 beberapa waktu yang lalu, hanya diwakili oleh dua negara: Spanyol dan Jerman. Barcelona dan Real Madrid mengibarkan bendera Spanyol, sedangkan nama Jerman, yang untuk pertama kalinya sepanjang sejarah menempatkan dua representatif di empat besar, diwakili oleh Bayern Munich dan Borussia Dortmund.

Mari kita simak bagaimana perjalanan Dortmund dalam sejarah Liga Champions. Walaupun faktor historis memang terkadang memegang andil, tapi tak jarang pula bahwa patokan terkini lebih sahih. Dortmund, ternyata pada musim ini tak terkalahkan melawan Madrid dalam fase grup (satu menang, satu seri), padahal sebelumnya Die Schwarzgelben malah tak pernah menang dalam empat laga kontra Los Blancos. Data terakhir di semi final walaupun kalah di kandang Madrid pada Leg ke dua namun Dortmund memiliki selisih gol dengan agregat yang lebih baik yaitu 4 – 3. Terakhir mereka juga pernah bertemu Madrid di semi-final: 1997/98, namun Dortmund kalah agregat 2-0.  Selama mengikuti Liga Champions sampai dengan tahun 2013, rekor Dortmund di semi-final: Lolos 2, terhenti 2. Bandingkan dengan calon lawannya di final nanti, partisipasi terakhir Bayern di semi-final: 2011/12 (agregat 3-3 versus Madrid, menang adu penalti 3-1) dan rekor Bayern di semi-final hingga saat ini : Lolos 10, terhenti 5.  

Pemain yang paling menonjol dalam skuat Dortmund saat in yaitu Robert Lewandowski yang mengemas 4 gol waktu duel dengan Madrid di Leg pertama. Dalam duel tandang di Madrid pada babak kedua, Dortmund seharusnya bisa mengungguli Madrid seandainya tendangan bomber Robert Lewandowski tak menerpa tiang. Begitu juga dengan peluang satu lawan satu Ilkay Gundogan yang masih sanggup ditepis Lopez. Dalam final nanti melawan Bayern, Lewandowski merupakan pemain yang mungkin akan mengancam gawang Bayern. Pemain ini masih menjadi pencetak gol terbanyak di Bundesliga yaitu 23 gol sedangkan selama memperkuat Dortmund sudah mengemas 35 gol. Sudah bisa dibayangkan bagaimana tajamnya Lewandowski sebagai pembobol gawang lawan. Bayern tidak boleh meremehkan pemain kelahiran Polandia 21 Agustus 1988. Usia masih 24 tahun tapi sudah beredar pada level tertinggi di Liga Eropa. MU, Madrid dan bahkan Bayern sendiri sangat berminat kepada pemain ini. Bukan tidak mungkin pada bursa musim panas nanti akan menjadi rebutan klub klub besar tersebut. Kiprah di Liga Champions yaitu pada pertandingan pertama Liga Champions musim ini, Lewandowski mencetak gol di menit 87 untuk mengalahkan Ajax dengan skor 1-0. Pada 24 April 2013, Lewandowski menjadi pemain pertama yang mencetak empat gol dalam laga Liga semifinal ketika Dortmund mengalahkan juara Spanyol Real Madrid 4-1 pada leg pertama di Signal Iduna Park. Menurut direktur Dortmund Michael Zorc yang berbicara pada bulan Februari 2013 yang lalu bahwa  Lewandowski tidak akan memperbarui kontraknya dengan klub, dan akan meninggalkan Dortmund di musim panas tahun 2013.

"Ini momen terbaik dalam karierku sebab kami melaju ke final. Jelas, laga melawna Madrid sangat sulit. Hasil (leg kedua) ini tidaklah penting lagi sebab kami berhasil melaju. Kami amat puas," ujar Lewandowski.
"Bagiku dan timku ini adalah pertama kalinya kami berhasil melaju ke final seperti ini, tapi kami akan harus menunggu siapa lawan kami selanjutnya. Kami memiliki waktu tiga pekan hingga laga itu dan akan mempersiapkan diri dengan baik," janji dia ketika diwawancarai Duniasoccer/JoPauline.

Maka motivasi ini yang harus diwaspadai Bayern Muenchen. Pada tanggal 4 Mei 2013 akan kita saksikan duel  mereka dalam Bundesliga. Duel ini akan menjadi pemanasan bagi persiapan strategi kedua pealatih siapa yang paling cerdas antara Jupp Heiynckes dan Juergen Klopp.  

Jupp Heiynckes sebagai manajer pernah  memenangkan dua kejuaraan Jerman dengan Bayern München dan gelar Liga Champions dengan Real Madrid yang menjadi gelar pertama Madrid waktu itu dalam kompetisi Eropa di lebih dari tiga puluh tahun terakhir.

Bagi Klopp sendiri ada kenangan tersendiri ketika pada Piala DFB (DFB-Pokal), mengalahkan Bayern Muenchen 5–2. Klopp mengaku "sebagai sesuatu yang lebih baik daripada yang dapat dibayangkannya". Tentu saja kenangan ini akan menjadi patokan pada saat final nanti melawan Bayern Muenchen. Namun demikian yang harus dihadapi Klopp adalah Heiynckes seorang pelatih yang berpengalaman dalam final Liga Champions 2013 yang sudah menyingkirkan Barcelona dan Juventus pada perempat final dan semi final. Kita tunggu saja final 25 Mei 2013 apakah Dortmund bisa menahan laju Bayern Muenchen untuk menjuarai Liga Champions 2013.

Sumber Bacaan : Wikipedia Indonesia, goal.com, trbunnews.com, republika.com 








Thursday, May 2, 2013

Data dan Fakta Muenchen Vs Barcelona

 Para pemain Bayern Muenchen Arjen Robben (tengah), Franck Ribery (kanan) dan Mario Mandzukic (kiri), merayakan kemenangan tim mereka saat menundukkan Barcelona dalam laga pertemuan kedua semifinal Liga Champions  di Camp Nou, Kamis (2/5) dini hari WIB.
Foto Reuter


REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Kekalahan Barcelona dari Bayern Muenchen menghentak banyak pihak. Sebab, untuk tim sekelas Barca yang dihuni pemain-pemain kelas wahid, kekalahan dengan agregat 0-7 adalah hal luar biasa.
Di leg pertama, Barcelona dilumat 4-0. Di leg kedua, Barcelona juga mati kut. Meski bermain di Camp Nou, Barcelona justru dipermak tiga gol tanpa balas.
Berikut data dan fakta seputar kemenangan 7-0 Muenchen atas Barcelona pada laga semifinal Liga Champions:
1.  Bayern meraih kemenangan agregat terbesar di semifinal dalam sejarah kompetisi Liga Champions.
2.  Pemain Bayern Thomas Mueller mencetak delapan gol dan membantu lahirnya dua gol dalam Liga Champions musim ini.
3.  Barcelona tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan terakhir di kandang dalam laga Liga Champions. Kekalahan terakhir di kandang mereka adalah saat kalah 1-2 dari Rubin Kazan pada Oktober 2009.
4. Barcelona terakhir kali dikalahkan di kedua leg (pertemuan) dari suatu pertandingan sistem gugur Eropa pada tahun 1987 oleh klub Skotlandia, Dundee United.
5. Barcelona gagal mencetak gol di babak pertama dari empat pertandingan resmi terakhir mereka.
6. Kiper Victor Valdes dan Xavi dari Barca telah menyamai rekor Edwin van der Sar sebagai pemain yang paling banyak bermain dalam pertandingan semifinal Liga Champions yakni sebanyak 14 pertandingan.
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Reuters











Saturday, April 13, 2013

Jupp Heynckes: Tak Ada yang Perlu Ditakuti dari Barcelona

Jupp Heynckes: Tak Ada yang Perlu Ditakuti dari Barcelona
http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Jupp-Henckes-23.jpg



TRIBUNNEWS.COM – Tim terbaik Jerman Bayern Muenchen, dan tim terbaik Spanyol Barcelona ditakdirkan saling berjumpa di babak semifinal Liga Champions Eropa musim ini. Sementara Real Madrid akan mengulang laga melawan Borussia Dortmund yang sempat mereka lawan di babak penyisihan grup D.
Begitulah hasil drawing semifinal Liga Champions yang berlangsung di markas UEFA di Nyon, Swiss, Jumat (12/4). Drawing ini sesuai dengan harapan sebab mempertemukan tim yang berasal dari dua negara berbeda, Jerman dan Spanyol.
Bayern Muenchen kontra Barcelona mendapat sorotan tajam dari hasil drawing ini. Keduanya adalah tim yang sama-sama sukses menjuari kompetisi domestik masing-masing dengan Bayern sebagai juara Bundesliga dan Barcelona calon kuat juara La Liga.
Pertemuan kedua tim ini adalah yang keenam kali di pentas Liga Champions. Di babak semifinal kedua tim pernah jumpa pada musim kompetisi 1995/96. Pertemuan terbaru kedua tim terjadi di fase delapan besar pada tahun 2008/2009.
Jika ada yang emosional setelah melihat hasil drawing ini adalah pelatih Bayern, Jupp Heynckes. Pasalnya Heynckes di akhir musim ini akan digantikan Pep Guardiola, mantan pelatih Barcelona yang sukses membawa Blaugrana ke puncak kejayaan.
“Barcelona telah mendominasi Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Kami tahu ini memberi kami peluang besar. Fase semifinal Champions selalu menyisakan tim terbaik,Barcelona adalah tim papan atas, tapi kami percaya diri sebab kami juga tim terbaik, jadi tak ada yang perlu ditakuti,” kata Heynckes dilansir UEFA.com.
Pelatih yang musim lalu sukses membawa Bayern Muenchen lolos ke final ini mengaku sudah mempersiapkan strategi jitu untuk mematikan sistem sepakbola tiki-taka yang jadi faham sepakbola Barcelona.
“Kita semua akan menyaksikan sepakbola menghibur. Kedua tim sangat kuat dalam pertahanan dan bermain sangat taktikal. Kami tahu di sana ada Messi. Tapi Barcelonatidak hanya Messi. Ada pemain lain yang bagus. Kami juga faham sepakbola Spanyol sedang berada di fase terbaik tapi kami akan datang ke Camp Nou dengan percaya diri,” katanya.
Kubu Barcelona menanggapi dingin hasil drawing ini. Representasi Barcelona Andoni Zubirazetta yang hadir di markas UEFA mengaku senang dengan hasil drawing ” Kami senang berada disini dan senang dengan hasil drawing. Ini adalah sepakbola yang ingin kami mainkan,” katanya.
Penulis: Husein Sanusi  |  Editor: Dodi Esvandi















Wednesday, April 3, 2013

Carlos: Madrid Lebih Kuat, Galatasaray Bisa ke Semifinal


UEFA



MAKHACHKALA, KOMPAS.com — Roberto Carlos menilai mantan timnya, Real Madrid, lebih kuat dari Galatasaray berkaitan dengan pertemuan kedua kubu di perempat final Liga Champions 2012-2013. Meski begitu, menurut Carlos, Galatasaray berpeluang menciptakan kejutan.

Pertandingan laga pertama perempat final antara Real Madrid dan Galatasaray akan digelar di Santiago Bernabeu, Rabu (3/4/2013), sementara laga kedua akan berlangsung di Turk Telekom Arena, Selasa (9/4/2013).

"Dalam pertemuan ini, Real Madrid selangkah di depan (Galatasaray) dalam hal taktik, kedalaman skuad, dan kualitas," ujar Carlos.

"Laga kedua bisa menjadi sangat rumit. Atmosfer di Istanbul akan luar biasa dan di sanalah Galatasaray akan mendapatkan peluang untuk menyingkirkan Real Madrid," katanya.

Carlos membela Madrid pada 1996-2007. Ia kemudian bermain untuk musuh bebuyutan Galatasaray di liga domestik Turki, Fenerbahce, hingga 2010.

"Real Madrid selalu memiliki pemain-pemain bagus, tetapi menurut saya, tim yang sekarang lebih kuat dibandingkan ketika saya bermain untuk mereka. Mereka bermain dengan lebih baik dan lebih terorganisasi," kata Carlos.

Mengenai pelatih Madrid Jose Mourinho dan pelatih Galatasaray Fatih Terim, Carlos mengatakan, "Tak adil (membandingkan mereka) karena Jose Mourinho dan Fatih Terim adalah legenda yang telah memenangi banyak trofi dan menciptakan sejarah berkat pencapaian-pencapaian mereka.
"











Tuesday, April 2, 2013

Bursa Lebih Jagokan Bayern dan Barca


Foto Reuters/Miguel Vidal


Jakarta - Bayern Munich lebih dijagokan bakal memenangi pertandingannya melawan Juventus. Adapun Paris St Germain, walaupun bermain di kandang sendiri, tidak diprediksi akan mengalahkan Barcelona.

Demikian hasil pantauan detiksport dari sejumlah bursa online sampai Selasa (2/4/2013) pukul 10.30 WIB. Para petaruh di William Hill, Bwin, dan Ladbrokescenderung lebih mengunggulkan Bayern dan Barca untuk memenangi laga pertama babak perempatfinal Liga Champions tengah malam nanti.

Berikut ini bursa untuk dua partai tersebut

Will Hill
Bayern menang 4/7
Seri 14/5
Juventus menang 5/1

PSG menang 19/5
Seri 5/2
Barcelona menang �

Bwin
Bayern menang 1.60
Seri 3.80
Juventus menang 5.50

PSG menang 4.60
Seri 3.70
Barcelona menang 2.70

Ladbrokes
Bayern menang 13/20
Seri 11/4
Juventus menang 4/1

PSG menang 19/5
Seri 13/5
Barcelona menang 3/4




( a2s / nds )

http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/04/02/105000/2209096/1033/bursa-lebih-jagokan-bayern-dan-barca?b99220270



Sunday, March 31, 2013

MENJELANG LAGA BAYERN MUNCHEN VS JUVENTUS


Kalahkan Inter Milan 1-2, Juventus Kokoh di Capolista
Foto AFP/tribunnews.com
Penulis : Hensa

Babak perempat final Liga Champions 2012/13 akan mempertemukan Juventus melawan Bayern Muenchen. Laga ini diprediksi akan ketat dan menarik para penggemar Liga Champions dibandingkan laga-laga antara Tim di Perempat Final lainnya. Pada Leg 1 Juventus akan berkunjung ke Allianz Arena, kandang Bayern Munchen sedangakn pada Leg 2 Juventus akan bertindak sebagai tuan rumah.di Stadion Delle Alpi Turin.
Mengamati sejarah kedua klub dalam Liga Champions Eropa mereka merupakan klub yang memiliki mental juara baik Juventus maupun Bayern Munchen.

Secara umum, Juventus adalah klub tersukses di Italia dengan raihan gelar 43 gelar nasional di Italia,dan salah satu klub tersukses di dunia,dengan raihan 11 gelar internasional yaitu 9 gelar UEFA dan dua FIFA. Juventus merupakan klub keempat yang sukses di Eropadan juga dunia yang diakui secara pasti oleh UEFA dan FIFA.

Juara Piala Champions (2 kali): 1984-85, 1995-96,dan juara kedua (5 kali): 1972–73; 1982–83; 1996–97; 1997–98; 2002–03
 Piala Winners UEFA : Juara (1 kali): 1983-84. Piala UEFA/Liga Europa
Juara (3 kali): 1976-77, 1989-90, 1992-93 dan juara kedua (1 kali): 1994–95.
 Piala Intertoto Juara (1 kali): 1999-2000.
Piala Super Eropa Juara (2 kali): 1984, 1996.
 Piala Toyota Intercontinental Juara (2 kali): 1985, 1996. Dan juara kedua (1 kali): 1973.

Di Liga domestic, Juventus telah memenangi 28 gelar Seri-A, dan menjadi rekor terbanyak sampai saat ini, dan juga menjadi catatan tersendiri saat Juve mendominasi lima musim berturut-turut Seri-A dari musim 1930-31 sampa i 1934-35.  Juventus menjadi satu-satunya klub sepak bola Italia yang telah mendapatkan dua bintang sebagai tanda mereka telah menjuarai Seri-A lebih dari 20 kali. Bintang pertama mereka dapatkan pada musim 1957-58 ketika Juve berhasil menjuarai Seri-A untuk kesepuluh kalinya, dan yang kedua pada 1981-82 ketika Juve menjuarai Seri-A untuk keduapuluh kalinya. Juventus juga merupakan klub Italia pertama yang memenangi gelar dobel (Seri-A dan Coppa Italia) sebanyak dua kali, yaitu pada 1959-60 dan 1994-95.  Mereka juga telah memenangi Piala Italia Sembilan kali, dan menjadi rekor yang belum terpecahkan sampai saat ini.

Saat ini di bawah asuhan pelatih baru Antonio Conte yang merupakan mantan pemain Juve di masa silam, Si Nyonya Tua kembali menemukan jati dirinya yang hilang dalam beberapa musim terakhir dan keluar sebagai Scudetto di akhir musim 2011-12.  Juventus pun mencatat rekor meyakinkan sampai musim berakhir yaitu tidak terkalahkan sepanjang musim sekaligus menjadi klub pertama dalam sejarah Seri A yang tidak terkalahkan dalam format Seri A yang mengikut sertakan 20 klub.


Dalam kiprah International, Juventus tercatatkan juga sebagai klub pertama dan satu-satunya di dunia yang berhasil memenangi seluruh gelar kejuaraan resmi yang diakui oleh FIFA.  Juve memenangi Piala UEFA tiga kali, berbagi rekor bersama Liverpool dan Inter Milan.
Klub Turin ini menempati posisi 7 —tetapi teratas untuk klub Italia—dalam daftar Klub Terbaik FIFA Abad 20 yang diumumkan pada 23 Desember 2000.
Juventus juga mendapatkan status sebagai World's Club Team of the Year sebanyak dua kali tepatnya pada 1993 dan 1996 dan menempati rangking 3 dalam Rangking Klub Sepanjang masa (1991-2008) oleh International Federation of Football History & Statistics.


Sementara untuk kawasan Eropa sendiri, rival utama Juventus adalah Manchester United FC dari Inggris dan FC Bayern Munich dari Jerman. Kedua rival tersebut  sangat sering sekali bertemu di ajang Liga Champions Eropa. Satu lagi rival utama Juventus di Eropa adalah Liverpool FC. Jika mengingat klub Liverpool maka para tifosi Juve tidak akan pernah melupakan tragedi kerusuhan Heysel 1985 (final Liga Champions 1985), dimana sekitar 30 orang lebih pendukung Juventus tewas di stadion yang berada di Belgia tersebut.

FC Bayern Munchen

Berdasarkan sejarah Bayern adalah tim paling sukses di sepak bola Jerman, karena mereka telah memenangkan paling banyak kejuaraan dan paling banyak piala. Mereka juga tim Jerman paling sukses dalam kompetisi internasional, setelah memenangkan enam trofi. Bayern merupakan salah satu dari tiga klub telah memenangkan semua tiga kompetisi besar Eropa dan juga klub terakhir yang memenangkan Liga Champions tiga kali berturut-turut , mereka berhak memakai lencana multi-pemenang selama pertandingan Liga Champions.

FC Bayern München atau Bayern München adalah klub olahraga terbesar kedua di dunia setelah FC Barcelona dengan 125.115 anggota, mengungguli Real Madrid, Manchester United, AC Milan dan Inter Milan. Klub sepak bolanya telah menjuarai juara Jerman pada tahun 1932 dan liga sepak bola Jerman Bundesliga 21 kali, pada tahun 1969, 1972, 1973, 1974, 1980, 1981, 1985, 1986, 1987, 1989, 1990, 1994, 1997, 1999, 2000, 2001, 2003, 2005, 2006, 2008, dan 2010. Telah menjuarai Liga Champions sebanyak 4 kali. Pada 22 Mei 2010 di final Liga Champions, FC Bayern München ditaklukkan oleh klub raksasa Italia, Inter Milan, yang membuat Bayern keluar sebagai runner-up. Kemudian 2 tahun berselang yakni pada 19 Mei 2012, FC Bayern München kembali tampil di final Liga Champions yang digelar di kandang mereka sendiri, Allianz Arena yang bertanding melawan Chelsea. Lagi-lagi München gagal juara karena kalah adu penalti dengan skor 4-3 setelah sebelumnya di waktu normal 90 menit hanya bermain imbang 1-1 atas Chelsea. Gelar International yang pernah diraih adalah :
Piala Interkontinental  1977, 2001, Piala/Liga Champions     1974, 1975, 1976, 2001 dan Runner up 1982, 1987, 1999, 2010, 2012
Piala Winners  1967, Piala UEFA       1996   

Sejarah Pertemuan Bayern Munchen - Juventus


Semenjak tahun 2004 laga antara Juve versus Bayern telah terjadi sebanyak enam kali.  Pertemuan kedua klub raksasa ini  diawali pada 19 Oktober 2004 saat babak penyisihan Liga Champions, Bianconeri mengalahkan Muenchen di stadion Delle Alpi lewat gol tunggal Pavel Nedved, dua minggu kemudian legenda hidup Juve Del Piero kembali membungkam publik the Bavarians di Jerman 1-0.

Musim berikutnya, 19 Oktober 2005 Bayern Muenchen mengalahkan anak asuh Fabio Capello 2-1 lewat gol Deisler dan Demichelis , sedangkan gol Juve dicetak oleh Ibrahimovic 90'. Sebaliknya di pertemuan kedua 3 November 2005, Juve membalas kekalahan dengan skor yang sama 2-1.

Terakhir pada Liga Champions 2009/10, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di Allianz-Arena, anak asuh Louis van Gaal menghantam Juventus dengan skor telak 4-1 di stadion Olimpico, Turin, hasil ini membuat Juventus tersingkir di babak penyisihan.

Dari total enam kali pertemuan terakhir kedua tim, La Vecchia Signora memenangkan tiga  laga, Bayern Muenchen dua kali unggul, sementara satu sisanya bermain imbang. Saat ini Juventus dan Bayern Muenchen merupakan calon kuat juara liga domestik di negaranya masing-masing.

Melihat statistik pertemuan diantara mereka Juventus masih unggul terhadap Bayern Munchen dengan memenangkan 3 laga sedangkan Munchen 2 laga. Sedangkan dalam sejarah Piala Champion Juventus baru mengoleksi Juara Piala Champions dua kali yaitu pada tahun1984-85, 1995-96 sementara Bayern Munchen mengoleksi gelar lebih banyak yaitu 4 kali menjuarai Liga Champions  pada tahun 1974, 1975, 1976 dan  2001. Di kancah Liga Champions Bayern Munchen boleh unggul namun head to head pertemuan melawan Juventus mereka masih kalah. Melihat jadwal perempat final Liga Champions nampaknya juga lebih memihak pada Juventus karena Juve akan bertanding tandang terlebih dulu. Kunci dalam bertanding tandang adalah tidak kebobolan. Juventus saat ini membuktikan diri sebagai salah satu klub yang paling kuat dalam segi bertahan dengan hanya kebobolan 20 kali, dan menjadi klub terbaik kedua Eropa di musim 2011-12 yang mencatat rekor paling sedikit kebobolan. Jika Juve bisa menahan Bayern Munchen pada Leg 1 di Allianz Arena maka satu langkah kaki sudah masuk ke babak semi final. Namun untuk sukses tersebut, Juve harus bisa belajar dari sejarah pada Liga Champions 2009/10, setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol di Allianz-Arena, anak asuh Louis van Gaal menghantam Juventus dengan skor telak 4-1 di stadion Olimpico, Turin, hasil ini membuat Juventus tersingkir di babak penyisihan. Apapun yang terjadi nanti laga ini adalah laga Klub Bermental Juara. Jangan-jangan pemenang laga ini adalah calon Juara Liga Champions 2013.



Sumber : Wikipidea Indonesia, tribunnews.com, skalanews.com dan Berbagai sumber

Tuesday, March 5, 2013

MU Vs Madrid: Old Trafford Memanas!


Foto AFP


MANCHESTER, KOMPAS.com - Jaminan pertandingan menarik bakal terjadi saat Manchester United (MU) menjamu Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Old Trafford, Selasa atau Rabu (6/3/2013) dini hari WIB.

MU membawa hasil positif pada pertemuan pertama saat menahan imbang Los Blancos 1-1 di Santiago Bernabeu. Keuntungan menaungi pasukan Sir Alex Ferguson karena pertandingan kedua akan berlangsung di depan pendukung sendiri.

Pada laga yang rencananya akan disiarkan SCTV pada Rabu (6/3/2013) pukul 02.30 WIB itu, MU hanya membutuhkan hasil imbang tanpa gol untuk melaju ke perempat final. Akan tetapi, kumpulan para pemain hebat di kedua tim, tentu merupakan jaminan mutu pertandingan seru penuh aksi bisa tersaji. Bahkan, bukan tak mungkin, banjir gol bisa terjadi di Theatre of Dreams.

"Saya merasa kami tampak sangat nyaman. Apalagi, kami telah memberikan hasil yang baik atas permainan kami sendiri. Kami mungkin bisa mencetak lima atau enam gol," kata Ferguson.

Ferguson bukan pelatih yang asal sesumbar. Arsitek dari Skotlandia itu tentu tahu titik-titik mana yang menjadi kelemahan Madrid. Selain itu, Ferguson mengerti bagaimana meramu strategi yang tepat untuk Wayne Rooney dkk meredam agresivitas Madrid.

Semua itu sudah terekam di otak Ferguson kala hadir langsung menonton laga semifinal kedua Copa del Rey di Camp Nou. Saat itu, Ferguson mencatat, serangan balik Madrid yang meruntuhkan Barcelona 3-1 menjadi senjata utama anak-anak asuhan Jose Mourinho.

Dengan begitu, Ferguson takkan keberatan bermain bertahan ketimbang membiarkan Cristiano Ronaldo dkk leluasa mengobrak-abrik pertahanan MU dari serangan balik.

Cara ini terbukti jitu pada pertemuan pertama ketika Mesut Oezil, Xabi Alonso, dan Sami Khedira gagal mengirimkan umpan terobosan maut karena rapatnya lini pertahanan Setan Merah. MU akan tampil menyerang jika Madrid ternyata sukses membuka keunggulan terlebih dahulu.

Di kubu Madrid, kepercayaan diri sedang membumbung tinggi setelah menaklukkan rival abadi mereka, Barcelona, dalam dua laga terakhir. Dalam dua laga itu, permainan Madrid mendekati sempurna dengan disiplin tinggi plus efektivitas dan efisiensi di depan kotak penalti lawan.

Melihat tipikal Mourinho yang kerap mempertahankan zona nyaman permainan timnya, maka kemungkinan Madrid akan langsung berusaha menekan MU sejak awal pertandingan. Cara tersebut sukses meredam Barcelona. Apakah cara itu bisa meruntuhkan MU di Old Trafford?

Prakiraan Susunan Pemain
MU: De Gea; Rafael, Evans, Ferdinand, Evra; Carrick, Cleverley; Welbeck, Rooney, Kagawa; Van Persie
Pelatih: Ferguson

Madrid: Lopez; Arbeloa, Ramos, Varane, Coentrao; Khedira, Alonso; Di Maria, Oezil, Ronaldo; Benzema
Pelatih: Mourinho

Kemungkinan Absen
MU: Fletcher, Scholes, Jones (cedera)
Madrid: -

Lima Pertemuan Terakhir
13/2/2013 - Madrid 1-1 MU (Liga Champions)
23/4/2003 - MU 4-3 Madrid (Liga Champions)
8/4/2003 - Madrid 3-1 MU (Liga Champions)
4/8/2000 - Madrid 0-1 MU (Persahabatan)
19/4/2000 - MU 2-3 Madrid (Liga Champions)

Performa Lima Laga Terakhir
MU: M-M-M-S-M
Madrid: M-M-M-M-S

Prediksi
Bwin: 3,00 - 3,70 - 2,15
William Hill: 3,10 - 3,25 - 2,30
Kompas Bola: 48 - 52

Penulis: Okky Herman Dilaga
Sumber :
Berbagai sumber
Editor : Hery Prasetyo






Monday, March 4, 2013

Rooney: Melawan Real Madrid Bukan Pertandingan Penting

Rooney: Melawan Real Madrid Bukan Pertandingan Penting
Foto AFP/ANDREW YATES


TRIBUNNEWS.COM – Menjelang laga leg 2 babak 16-besar Liga Champions menghadapi Real Madrid, Manchester United ternyata tetap menurunkan skuat terbaik kala bersua Norwich City. Hasilnya, Manchester United mampu menang telak 4-0 dan memperlebar jarak dengan Manchester City menjadi 15 poin.
Keputusan Manajer Sir Alex Ferguson menurunkan tim terbaik jelang laga hidup dan mati di Liga Champions sempat mengundang pertanyaan. Namun striker Wayne Rooney turut menjelaskan alasannya. Menurut dia, saat itu laga kontra Norwich jauh lebih penting bagi Setan Merah ketimbang versus Madrid.
"Anda bisa melihat dari skuat yang dimainkan manajer. Dia menurunkan banyak pemain berpengalaman dan membuat kami sadar bahwa laga melawan Norwich lebih penting ketimbang pertandingan pada Selasa (versus Madrid). Itu laga penting buat kami karena kami ingin memperlebar keunggulan di klasemen. Jadi, itu kerja keras yang bagus dan kami pantas menang," ujar Rooney.
"Semoga kami bisa melanjutkan penampilan kontra Norwich pada Selasa. Akan ada duel antara dua tim terbaik, jadi akan menjadi laga yang menarik. Kami tak sabar menyambutnya. Tiga poin dari Norwich akan berarti vital untuk membangkitkan semangat menyambut laga tersebut," sambungnya.
Gelandang asal Jepang, Shinji Kagawa tampil impresif dengan menyumbang tiga dari empat gol yang dilesakkan Setan Merah ke gawang The Cannaries. Melihat performa mengilap rekannya itu, Rooney pun tak sungkan melantunkan pujian.
"Dia (Kagawa) sangat fantastis, dia sangat dingin dalam menyelesaikan peluang. Dia pekerja keras dan pemain tim yang baik. Kami senang dia bisa mencetak tiga gol," pungkas dia.











Saturday, March 2, 2013

Ferguson Siap Antisipasi Serangan Balik Real Madrid

Ferguson Siap Antisipasi Serangan Balik Real Madrid
Foto duniasoccer



TRIBUNNEWS.COM, MANCHESTER - Sir Alex Ferguson membawa buah tangan untuk Manchester United dari kunjungannya ke Camp Nou pertengahan pekan ini ketika mengintip Barcelona melawan Real Madrid. Buah tangan itu pun akan diterapkan untuk menghadapi Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar di Old Trafford, Rabu (6/3/2013).
Sir Alex mengaku dibuat terkejut oleh permainan Real Madrid ketika menang 3-1 atas Barcelona di Copa del Rey. Bersama asisten-asistennya seperti Mike Phelan dan Rene Meulensteen, Ferguson dibuat terperangah oleh serangan balik Real Madrid yang mematikan Barcelona. Angan-angan Fergie pun melayang pada kemungkinan Jose Mourinho menerapkan strategi serupa di Old Trafford Rabu mendatang.
“Saya benar-benar terkejut. Saya rasa Real Madrid benar-benar luar biasa. Mereka tampil sangat brilian dan menang berkat serangan balik yang dibangun oleh Cristiano Ronaldo, Angel Di Maria, dan Mesut Ozil,” ungkap Fergie dikutip dari The Telepgraph.
“Kami sudah tahu bahwa Madrid adalah salah satu tim dengan serangan balik terbaik di Eropa. Itulah yang akan kami hadapi Selasa (Rabu dini hari) nanti dan yang akan persiapkan adalah memastikan serangan balik mereka tidak membunuh kami,” sambung pria Skotlandia itu.
Untuk memastikan serangan balik Los Blancos tidak membuat skuatnya tersingkir dari Liga Champions, Ferguson sengaja menyimpan Phil Jones. Pemain serba bisa tersebut belum sembuh betul dari cedera tangan namun, Ferguson sudah menyatakan akan menurunkan Jones ketika melawan Madrid.
Tenaga dan kemampuan Jones akan dimanfaatkan betul oleh Ferguson sebagai jangkar alih-alih sebagai bek. Jones yang pernah menolak Liverpool itu bermain bagus pada leg pertama sebagai jangkar ketika dipasangkan dengan Michael Carrick.







Friday, March 1, 2013

Laga MU-Madrid Juga Berarti Spesial Buat Alonso



FOTO:Getty Images/Mike Hewitt


Madrid - Pertandingan Manchester United kontra Real Madrid pasti sangat menguras emosi bagi Cristiano Ronaldo. Ternyata, laga itu juga berarti spesial bagi Xabi Alonso.

Ronaldo mempunyai ikatan yang kuat dengan The Red Devils karena klub asal Manchester itu yang membesarkan namanya. 

Oleh sebab alasan itu, Ronaldo tak merayakan golnya ke gawang MU di laga leg pertama babak 16 Besar Liga Champions yang berlangsung di Santiago Bernabeu pertengahan Februari lalu. Pertandingan itu sendiri berakhir imbang dengan skor 1-1.

Alonso yang pernah lima musim berkiprah di Liga Inggris ketika membela Liverpool, juga punya cerita tersendiri mengenai pengalaman bertanding melawan MU.

Rivalitas sengit antara Setan Merah dengan The Reds membuat pertemuan antara kedua klub selalu diselimuti atmosfer yang luar biasa. Pengalaman seperti itulah yang membuat Alonso melabeli laga melawan MU itu sebagai pertandingan spesial.

Setelah hampir empat tahun tak melakukan lawatan ke Old Trafford, Alonso kembali punya kesempatan untuk berlaga di kandang MU itu musim ini.

Alonso bersama El Real akan dijamu MU di pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3/2013) dinihari WIB mendatang.

"Dari sudut pandang fans dan sejarah kedua klub, pertandingan ini murni sepakbola," jelas Alonso pada majalah Champions Matchday yang dikutip Sky Sports.

"Untuk Cristiano (Ronaldo), yang pernah mengenakan baju MU dalam kurun waktu yang lama, itu merupakan suatu hal yang sangat spesial. Itu juga berlaku buat saya."

"Saat saya bermain untuk Liverpool, pertandingan melawan MU sangat ketat dan penting karena rivalitas yang ada di antara kedua klub," imbuhnya.

Lucas Aditya - detikSport

( cas / roz )http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/03/01/062715/2182864/1033/laga-mu-madrid-juga-berarti-spesial-buat-alonso?b99220170








Saturday, February 23, 2013

Pemain Timnas U-19 Indonesia Dilirik Peserta Liga Champions

Pemain Timnas U-19 Indonesia Dilirik Peserta Liga Champions
Gavin Kwan Adsit 



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seusai membawa nama harum Indonesia dalam turnamen milik Asosiasi Sepak Bola Hong Kong (HKFA), HKJC International Youth Invitational Tournament U-19 tahun 2013, Gavin Kwan Adsit dikabarkan dilirik oleh klub asal Rumania yaitu CFR Cluj.
Gavin, yang berasal dari SSB Villa 2000 diincar setelah memperlihatkan penampilan memukau di ajang turnamen bergengsi ini.
"Gavin dilirik oleh CFR Cluj asal Romania," kata pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Syafri kepada wartawan di kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).
Musim ini, CFR Cluj tersingkir dari Liga Champions dan masuk Liga Eropa. Mereka tergabung di Grup H bersama Manchester United, Braga, dan Galatasaray.
Hal ini juga dibenarkan oleh pemain berusia 16 tahun itu. Gavin mengatakan intensitasi komunikasi antara dirinya dengan klub asal Rumania itu sudah berlangsung selama 6 bulan. Namun, kini dia tinggal menunggu konfirmasi ulang untuk kepindahaannya ke CF Cluj.
"Disana sekarang masih ada salju dan kompetisi belum dimulai, jadi mereka menyarankan saya balik dulu saja ke Indonesia. Kemudian buat enam bulan trial sebelum kontrak. Kayanya saya akan masuk tim utama atau paling tidak di akademi. Tapi buat pengalaman itu sangat bagus," imbuh Gavin.
Kemudian, Gavin mengungkapkan rasa bahagianya ketika terpilih menjadi pemain terbaik dalam ajang HKFA 2013. Pasalnya, membawa nama baik Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri. Tak hanya itu, dia juga bercita-cita ingin membawa Indonesia ke ajang Piala Dunia.
"Senang bisa menjadi pemain terbaik. Tak hanya itu, saya juga bisa membanggakan orang tua karena membantu Indonesia menjadi juara," tuntasnya.(bintang pradewo/warta kota)

Editor: Ravianto  |  Sumber: Warta Kota